Mitsubishi Colt L300 Rajai Pasar DIY

Branch Manager Sales Department PT Borobudur Oto Mobil Jl Laksda Adisutjipto Kusmaryanto ketika memberikan sambutan dalam acara Gebyar Wirausaha Mitsubishi di RM Pringsewu, Sleman, Selasa (17/9) malam./ Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
19 September 2019 07:37 WIB Kusnul Isti Qomah Otomotif Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pasar DIY untuk penjualan kendaraan model light commercial vehicle (LCV) masih potensial. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Mitsubishi dengan menyajikan pikap Mitsubishi Colt L300 sebagai kendaraan niaga andalan. Kendaraan L300 pun mampu mendominasi pasar.

Branch Manager Sales Department PT Borobudur Oto Mobil Jl Laksda Adisutjipto Kusmaryanto mengungkapkan kehadiran L300 mampu menjawab kebutuhan wirausahawan yang memberlukan kendaraan niaga yang andal. Ia menyebutkan L300 memiliki beberapa keunggulan. "Keunggulan L300 antara lain muatannya lebih banyak, untuk daya tanjakan lebih kuat dan kokoh. Selain itu, jaringan untuk dealernya lebih banyak, harga jual kembali yang stabil, mesin bertenaga, daya tahan sudah teruji, mudah dan murah dalam perawatan, irit bahan bakar. Radius putar lincah hanya 4,4 meter. Ini sangat mendukung bisnis pemiliknya," kata dia ketika ditemui di Gebyar Wirausaha Mitsubishi di RM Pringsewu, Sleman, Selasa (17/9) malam.

Kehadiran L300 mendapat sambutan baik dari warga DIY. Hal itu terbukti dari pangsa pasar L300 yang mencapai 76,3%. Adapun penjualan per bulan rata-rata 40 unit. Menurut Kusmaryanto, di tengah kondisi ekonomi saat ini, penjualan ini masih sesuai target. "Penjualan L300 memiliki kontribusi sekitar 30 hingga 45 persen untuk penjualan produk Mitsubishi," terang dia.

Ia menjelaskan kebanyakan konsumen yang membeli L300 merupakan pengusaha yang memang membutuhkan kendaraan niaga. L300 yang dimiliki biasanya untuk mengangkut hasil pertanian, mebel, beras, hingga buah-buahan. "Banyak pelanggan kami yang dahulu sudah membeli, akan kembali membeli. Hal itu karena usaha yang dibangun semakin berkembang sehingga membutuhkan tambahan kendaraan niaga. Selain itu, ada juga pelanggan baru. Biasanya pengusaha pemula yang sudah punya pikap tetapi ukurannya kecil sehingga membutuhkan yang lebih besar," kata dia.

Ia mengungkapkan DIY sangat potensial untuk penjualan mobil LCV khususnya L300. Karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk terus mendongkrak penjualan. Salah satunya dengan menggelar acara dengan konsumen loyal dan calon konsumen potensial seperti gathering bertajuk Gebyar Wirausaha Mitsubishi yang digelar di RM Pringsewu, Sleman, Selasa (17/9) malam. "Kegiatan ini merupakan support dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia [MMKSI] dan kami gelar untuk meningkatkan penjualan dan menjalin silaturahmi dengan pelanggan setia di segmen LCV seperti L300 dan Triton. Harapannya pelanggan bisa repeat order dan ada pembelian dari pelanggan baru," ungkap dia.

Selain itu, untuk menggaet pembeli pameran rutin digelar dan ada promo hadiah langsung berupa televisi 24 inci. Ada pula promo dari leasing berupa bunga murah serta uang muka murah. Diharapkan dengan berbagai program dan upaya ini mampu mendorong penjualan di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.