Advertisement

Produksi Mobil Thailand Tertinggi di ASEAN, Indonesia Memungkinkan Genjot Ekspor Mobil

Jaffry Prabu Prakoso
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 07:27 WIB
Sirojul Khafid
Produksi Mobil Thailand Tertinggi di ASEAN, Indonesia Memungkinkan Genjot Ekspor Mobil Ilustrasi fasilitas produksi mobil - Bloomberg

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Produksi kendaraan roda empat Thailand menjadi paling besar se-ASEAN. Produksi ini bahkan mendominasi kendaraan impor dalam bentuk utuh (CBU) di Indonesia. Sebaliknya, Indonesia merupakan pasar terbesar di kawasan ASEAN, tetapi masih di bawah "Negeri Gajah Putih" dalam hal produksi dan ekspor mobil. 

Ketua Bidang Transportasi, Lingkungan, dan Infrastruktur Gaikindo, Henry Tanoto, mengakui sejauh ini volume produksi kendaraan roda empat Thailand masih lebih besar. Produksi mobil yang melampaui kemampuan Indonesia itu ditopang kinerja ekspor dan pasar domestik. 

Hal tersebut bisa terlihat dari data Asean Automotive Federation (AAF). Sepanjang semester I/2022, produksi kendaraan roda empat di Thailand sebanyak 911.087 unit, Indonesia sebesar 658.285 unit. “Sementara market domestik kita di Indonesia walaupun lebih besar, tetapi harus tetap mengembangkan pasar ekspor baru,” katanya kepada bisnis.com, Kamis (4/8/2022).

BACA JUGA: Video Sayonara Vios Beredar, Apakah Toyota Setop Produksi Vios?

Gaikindo saat ini memang tengah mendorong ekspor otomotif demi membantu meningkatkan devisa Indonesia. Salah satu pasar yang punya peluang besar adalah Australia. Negeri Kanguru butuh banyak truk tetapi tak punya pabrik. Sebagai negara yang cukup banyak memproduksi kendaraan jenis niaga, tak ada satupun mobil dari Indonesia.

Demi menciptakan pasar tersebut, anggota Gaikindo butuh izin dari kantor pusat atau prinsipal untuk memberikan izin ekspor truk. Asosiasi pun meminjam tangan pemerintah untuk melobi di setiap perusahaan induk.

Pekan lalu, pemerintah ke Jepang dan melakukan pertemuan dengan beberapa prinsipal otomotif. Mitsubishi Motor Company (MMC) sudah menyatakan komitmennya untuk meningkatkan pasar ekspor, bahkan memperluasnya.

“Mitsubishi terus merealisasikan komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi mobil hybrid dan meningkatkan pasar ekspor, termasuk melakukan perluasan pasar ekspor baru, dari 30 menjadi 39 negara, sampai dengan tahun 2024,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangan pers, Jumat (29/7/2022).

BACA JUGA: Penjualan Mobil Indonesia Paling Tinggi se-Asean

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Usai Dikalahkan Borneo FC 4-1, Akun YouTube Persib Bandung Diretas

Sepakbola
| Senin, 08 Agustus 2022, 16:37 WIB

Advertisement

alt

10 Wisata Malam Menarik di Jogja, Yuk Samperin!

Wisata
| Sabtu, 06 Agustus 2022, 14:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement