Advertisement

Motor Tiga Roda Jadi Tren, Bisa Dimodifikasi Serba Guna

Sunartono
Jum'at, 22 Juli 2022 - 04:27 WIB
Sirojul Khafid
Motor Tiga Roda Jadi Tren, Bisa Dimodifikasi Serba Guna Salah satu jenis motor tiga roda yang dipamerkan di GPFE 2022 di JEC, Kamis (21/7/2022). - Harian Jogja/Sunartono.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Motor dengan roda tiga mulai menjadi tren. Penggunaannya tersebar di berbagai wilayah Indonesia, baik digunakan untuk kalangan pemerintahan, pelaku usaha dan masyarakat umum. Motor jenis ini mudah untuk dimodifikasi serba guna menjadi berbagai jenis sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu jenis motor ini adalah HTM Tiga Roda di bawah bendera Asean Motor International. Motor ini menjadi salah satu dari 15 jenis merek motor beroda tiga yang beredar di Indonesia. HTM Tiga Roda bisa dimodifikasi berbagai jenis sesuai kebutuhan di antaranya menjadi motor pemadam kebakaran, ambulans, toko keliling hingga penyedot tinja. Harga normal motor tiga roda ini antara Rp30 juta hingga Rp40 juta.

"Kalau mau memodifikasi lewat karoseri juga bisa dan ini banyak sekali peminat. Seperti di Jakarta dimodifikasi damkar jadi bisa masuk-masuk jalan sempit. Kalau ditambah modifikasi harganya jadi sekitar Rp60 juta," kata GM Asean International Motor, Femmy Djajadi, saat mengikuti pameran The 7th Government Procurement Forum and Expo (GPFE) 2022 di Jogja Expo Center (JEC), Kamis (21/7/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Berapakah Harga Avanza dan Xenia Apabila Ada Versi Mobil Listriknya?

Ia mencermati penggunaan motor beroda tiga menjadi tren selama beberapa tahun terakhir. Tingginya pangsa pasar menjadikan banyak merek yang masuk ke Indonesia. Mengingat motor jenis ini bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan dengan harga yang terjangkau.

Terutama para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berjualan keliling sebagian besar memilih motor jenis ini. Dalam sebulan setidaknya HTM Roda Tiga terjual antara 200 hingga 300 unit dari 45 cabang di Indonesia.

"Memang menjadi tren, permintaan sangat tinggi, beberapa daerah yang belum ada cabang mereka minta dibuka cabang kami. Karena dari sisi harga lebih murah, seperti pelaku UKM mungkin memilih motor jenis ini daripada mobil pikap yang mungkin belum terjangkau," katanya.

Djajadi mengatakan perakitan dilakukan di Indonesia dengan komposisi 30% di antaranya bahan lokal. Hal ini sesuai dengan ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Guna memudahkan UKM, ia bekerja sama dengan mitra untuk mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) untuk mendapatkan motor tersebut.

"Ada home service juga, jadi misalnya butuh spare part atau mau service tinggal menghubungi cabang, petugas akan datang ke rumah," ujarnya.

Advertisement

BACA JUGA: Berikut Daftar Harga Mobil Listrik di Indonesia: Wuling sampai Tesla

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Juventus Mulai Bernegosiasi untuk Gaet Pulisic dari Chelsea

Sepakbola
| Jum'at, 30 September 2022, 06:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement