Agar Avanza & Veloz Hemat Bahan Bakar, Ini Saran dari Auto2000

Model berpose saat peluncuran New Avanza dan New Veloz di Jakarta, Selasa (15/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
02 September 2019 19:27 WIB Thomas Mola Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA –Salah satu mobil terlaris di Indonesia adalah Toyota Avanza. Terdapat salah satu fitur penting yang membantu pengguna untuk menerapkan cara mengemudi yang hemat bahan bakar yakni eco indicator.

Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso mengatakan, eco indicator merupakan pemandu gaya berkendara agar tetap hemat bahan bakar. Eco indicator terletak di dalam tatanan speedometer agar lebih mudah dipantau pengendara.

“Fungsi dari fitur ini sebagai barometer pengendaraan yang ekonomis, jadi sopir bisa berpatokan dari melihat indikator tersebut,”  ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (2/9/2019).

Dia menjelaskan, saat ini masih banyak pemilik Toyota Avanza dan Veloz yang belum mengerti cara kerja dari fitur eco indicator. Sesuai fungsinya, fitur ini akan menyala dengan warna hijau yang bertujuan untuk memberikan informasi apakah cara berkendara Anda sudah efisien.

“Apakah sudah berkendara efisien atau belum. Lampu indikator tersebut akan menyala ketika kecepatan di atas 20 kilometer per jam," tambahnya.

Suparman menjelaskan, cara kerja eco indicator akan sangat berpengaruh pada gaya mengemudi seseorang, terutama ketika menekan pedal gas. Bila pengemudi terlalu agresif menekan pedal gas atau sering melakukan kick down, otomatis lampu eco indicator akan padam.

Untuk menerapkan gaya berkendara yang efisien, Suparman menyarankan pengendara untuk ramah dalam menekan pedal gas, terutama saat melakukan akselerasi awal. Tidak perlu menekan pedal gas terlalu dalam sehingga mobil bisa menyentak. Dan yang pasti, mesin jadi boros bensin.

“Cara kita menjaga tekanan pedal gas itu sangat berpengaruh, apalagi saat dihadapi situasi stop and go. Usahakan injak pedal gas dengan halus,” katanya.

Suparman mengatakan, keberadaan eco indicator pada New Avanza dan New Veloz bertujuan mendukung pengemudi agar berkendara sesuai kaidah eco driving. Dengan kebiasaan tersebut, efeknya bisa membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien yang tentu berujung pada pengeluaran yang lebih irit.

"Tidak hanya itu saja, dengan terbentuknya perilaku berkendara eco driving, otomatis juga akan membentuk suatu kebiasaan bekendara yang halus. Sehingga keawetan dari ragam komponen lain pada mobil juga bisa terjaga."

Sumber : Bisnis.com