New Carry Pick Up DFSK & UD Trucks Ikut Uji Coba B30

Petugas memperlihatkan contoh bahan bakar biodiesel saat rilis Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel di Jakarta, Kamis (13/6). / JIBI/Bisnis Indonesia - Abdullah Azzam
19 Juni 2019 06:27 WIB Thomas Mola & Fatkhul Maskur Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan otomotif untuk kendaraan dengan mesin diesel mendukung program teranyar pemerintah dengan mengikuti uji coba bahan bakar bauran biodiesel 30% (B30). 

DFSK dalam kesempatan ini mengirimkan dua unit DFSK Super Cab pada uji jalan B30. DFSK berharap uji coba bisa memberikan informasi pengembangan produk yang sesuai dengan bahan bakar di Tanah Air.

Director PT Sokonindo Automobile of Sales Centre Franz Wang mengatakan penggunaan B30 merupakan bagian dari niat pemerintah menghadirkan bahan bakar berkualitas bagi masyarakat. Hal itu sejalan dengan visi perusahaan untuk menghadirkan kendaraan berkualitas dengan harga terjangkau.

 “Sehingga DFSK sebagai salah satu perusahaan yang ada di Indonesia sangat mendukung dan ikut berperan aktif terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah untuk menuju ke arah lebih baik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (16/6).

Adapun dua unit DFSK Super Cab yang ikut uji coba B30 ialah varian 1.3 T Diesel yang memiliki kapasitas tangki bahan bakar minyak (BBM) 55 liter. Pikap rakitan Cikande, Serang, Banten ini menggunakan mesin SFD 1.300 cc dengan tenaga 75 daya kuda dan torsi 190 Nm.

Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 akan mengajak DFSK Super Cab untuk menempuh jarak 50.000 km, dengan rute Lembang-Cileunyi-Nagreg-Kuningan-Tol Babakan-Slawi-Guci-Tegal-Tol Cipali-Subang- Lembang sejauh 560 kilometer per hari.

Nantinya DFSK Super Cab akan melewati berbagai jenis kontur jalan, dan melihat sejauh mana efek penggunaan Solar B30 terhadap mesin yang sudah terbukti andal. Keikutsertaan DFSK Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 juga menjadi ajang yang tepat untuk melakukan riset efek terhadap Solar B30 ke mesin DFSK Super Cab.

 

UD Trucks

Uji coba ini sekaligus bentuk dukungan UD Trucks atas peraturan pemerintah No.12/2015 tentang Pemasokan, Pemanfaatan dan Perdagangan Biofuel sebagai Bahan Bakar. Uji coba ini bertujuan  memastikan B30 benar-benar bisa digunakan pada mesin diesel dan tidak mengendurkan performa dari mesin tersebut serta biaya pemeliharaan yang tidak besar. Uji coba ini sudah dilakukan sejak 20 Mei 2019 selama 149 hari sejauh 40.000 kilometer yang melintasi jalan Lembang, Karawang, Cipali, Subang dan kembali lagi ke Lembang.

Direktur Marketing dan Business Plan dari UD Trucks Indonesia, Christine Arifin mengatakanUD Trucks mendukung program pemerintah untuk B30 yang akan diimplementasikan pada 2020. “Kami masih menunggu hasil uji tes ini, semoga hasil yang keluar itu positif,” kata Christine dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (17/6).

Uji jalan ini juga mendapat dukungan dari Astra UD Trucks cabang Bandung dan Cirebon untuk mendukung pelayanan pemeliharaan, perbaikan dan menyediakan mobile service untuk mendukung kegiatan ini.

Sesuai dengan brand promise UD Trucks Going The Extra Mile, dengan mengikuti uji jalan ini adalah bentuk komitmen untuk dapat terus menyediakan truk dan pelayanan yang dibutuhkan dunia saat ini, khususnya Indonesia.

 

Sumber : Bisnis Indonesia