15.000 Unit AMMDes Bakal Diproduksi

Presiden Joko Widodo mencoba Ammdes bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. - Bisnis Indonesia/Amanda Kusumawardhani
23 Januari 2019 06:30 WIB Wibi Pangestu Pratama Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA–Alat mekanis multiguna pedesaan (AMMDes) akan diproduksi massal pada 2019. Rencana, unit dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 80% tersebut diproduksi hingga 15.000 unit per tahun.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan produksi massal tersebut untuk meningkatkan daya saing AMMDes sehingga kompetitif di pasar domestik maupun mancanegara. Peningkatan daya saing tersebut menurutnya memiliki modal besar dari TKDN yang tinggi.

Airlangga menjelaskan peningkatan produksi AMMDes melalui berbagai rangkaian uji coba yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan juga industri. AMMDes yang saat ini diproduksi 3.000 unit per tahun akan didongkrak hingga 9.000–15.000 unit per tahun.

"AMMDes didesain dan dikembangkan dengan platform dan riset nasional, melibatkan tier 2 dan tier 3 industri otomotif," ujar Airlangga kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Selasa (22/01).

Unit tersebut, menurut Airlangga diproduksi melalui kerja sama PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) dengan lebih dari 70 industri komponen dalam negeri. Pemasok komponen AMMDes tesebut sebagian besar merupakan industri kecil menengah (IKM).

Airlangga menjelaskan 184 komponen yang diproduksi di dalam negeri tersebut mencakup 70% dari nilai harga AMMDes. Hal tersebut membuat pengembangan AMMDes dapat mendorong kinerja industri di berbagai tingkatan, khususnya industri komponen.

Pengembangan pada tahun ini menurut Airlangga akan menyasar pasar lokal terlebih dahulu sebagai wujud kemandirian industri nasional. "Untuk ekspor tahap berikutnya," ujar Airlangga.

Produksi massal tersebut menurut Airlangga akan dilakukan setelah seluruh proses tahapan perizinan dari Kementerian Perhubungan rampung.

Presiden Direktur Astra Otoparts Hamdhani Dzulkarnaen menjelaskan KMWI sebagai produsen AMMDes merupakan perusahaan patungan antara PT Kiat Inovasi Indonesia (KII) dengan PT Velasto Indonesia (anak usaha PT Astra Otoparts Tbk). Unit tersebut menurutnya akan diproduksi di Citeureup, Jawa Barat dan Klaten, Jawa Tengah.

Hamdhani menyatakan optimistis dapat memenuhi permintaan produksi AMMDes sesuai jumlah dan spesifikasi yang diminta. Dia menjelaskan AMMDes memiliki tiga tipe, yakni model fix bin dengan power take off (PTO), model fix bin yang didukung alat mesin pertanian, dan model flat deck atau passenger dengan PTO. Unit AMMDes yang terintegrasi dengan PTO menurut Hamdhani dapat diaplikasikan dengan alat pemecah gabah, pemutih padi, pompa irigasi, generator, dan peralatan lainnya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Dito Ganinduto mendukung pengembangan dan produksi massal AMMDes untuk memacu produktivitas sektor pertanian dan perkebunan, serta mendorong pertumbuhan industri komponen. “Kami juga minta agar AMMDes ini dapat didistribusikan ke seluruh daerah Indonesa, yang disesuaikan dengan kebutuhan di daerah-daerah tersebut,” tambahnya.