Advertisement

Laris Banyak, Alva, Electrum, dan Gogoro Belum Kantongi Sertifikat TKDN

rizqi rajendra
Selasa, 11 Oktober 2022 - 03:37 WIB
Sirojul Khafid
Laris Banyak, Alva, Electrum, dan Gogoro Belum Kantongi Sertifikat TKDN PT Gojek Indonesia menggandeng PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) membentuk perusahaan patungan atau joint venture (JV) ekosistem motor listrik bertajuk Electrum, Kamis (18/11 - 2021).

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Era elektrifikasi otomotif membuat prospek bisnis kendaraan listrik (electric vehicle/EV) semakin menjanjikan. Terbukti, sejumlah emiten berlomba-lomba terjun melakukan ekspansi ke sektor kendaraan listrik.

Meski demikian, berbagai merek motor listrik yang telah dijual dan didistribusikan di Indonesia belum mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk mengukur target pemerintah sebagaimana tertuang dalam Permenperin No.6/2022.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Misalnya Gogoro, manufaktur motor listrik asal Taiwan yang menjalin kerja sama dengan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) dan PT GoTo Gojek Indonesia Tbk. (GOTO) mengklaim telah melakukan penjualan aset 251 unit motor listrik Smartscooter Gogoro 2 Plus dan 502 unit perlengkapan baterai pada Agustus lalu.

BACA JUGA: Pabrik Perakitan Avanza-Xenia di Sunter Akan Pindah ke Karawang, Ini Alasannya

Akan tetapi, berdasarkan pantauan Bisnis pada situs TKDN Kementerian Perindustrian pada Senin, (10/10/2022), Gogoro belum mengantongi sertifikat TKDN. Padahal, Sertifikat TKDN merupakan bukti legalitas nilai TKDN dari sebuah produk.

Perlu diketahui, sertifikasi TKDN juga memberikan keuntungan bagi industri, yang paling utama yaitu produknya akan lebih banyak terserap melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Selain Gogoro, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dan PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA), melalui perusahaan patungannya Electrum, sudah menyuplai 300 motor listrik untuk armada Gojek. Bahkan Electrum ke depannya menargetkan bisa memasok 2 juta unit motor listrik untuk kebutuhan di dalam negeri.

BACA JUGA: 6 Tips Gaya Bekendara Eco Driving ala Isuzu, Bisa Bikin Irit

Advertisement

Dari catatan pemberitaan Bisnis, Electrum menargetkan penjualan 500.000 unit motor listrik hingga tahun 2025 mendatang. Kendati demikian, Electrum juga terpantau belum mengantungi sertifikat TKDN.

Teranyar, emiten produsen energi, PT Indika Energy Tbk. (INDY) juga memiliki motor listrik Alva One yang baru saja diluncurkan pada GIIAS 2022, dan pabriknya dengan kapasitas produksi 100.000 unit per tahun yang ditarget rampung November 2022. Motor listrik Alva One juga terpantau belum memiliki sertifikat TKDN.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Luar Biasa! Penonton Pertandingan Piala Dunia 2022 Putaran Pertama Lebih dari 1 Miliar

Sepakbola
| Kamis, 01 Desember 2022, 14:07 WIB

Advertisement

alt

Asyik! Kawasan Groundsill Opak Bakal Jadi Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 19:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement