Advertisement

Mengintip Porsche Mahal Milik Petinggi Republik dalam Pameran VW di Prambanan

Abdul Hamied Razak
Senin, 18 Juli 2022 - 15:37 WIB
Budi Cahyana
Mengintip Porsche Mahal Milik Petinggi Republik dalam Pameran VW di Prambanan Porsche 356 Speedster milik Raffi Ahmad (kiri) dan Porsche 550 milik Bamsoet (kanan) dalam Ajang Jogja Volkswagen Festival (JVWF) 2022 di Prambanan, Minggu (17/7/2022). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Jogja Volkswagen Festival (JVWF) 2022 di kompleks Candi Prambanan memamerkan mobil antik dengan harga selangit, termasuk VW berharga Rp91,5 miliar milik petinggi republik ini. Berikut laporan wartawan Harian Jogja Abdul Hamid Razak.

JVWF tahun ini menyedot animo masyarakat dan penggemar mobil kodok. Panitia membagi pameran dalam tujuh zona, untuk VW dari tipe klasik sampai kustom. Ada juga zona Porsche, mobil yang dianggap sebagai saudara VW.

BACA JUGA: Wanti-Wanti Sri Mulyani: Harga Pangan Akan Terus Naik

Pudji Handoko, owner Tuksedo Studio, membawa dua unit Porsche hasil kustomnya, yakni Porsche 356 Speedster dan Porsche 550 Spyder. Kedua mobil yang dipamerkan itu sudah laku.

Porsche 356 Speedster bermesin 1.750 cc VW itu dibeli oleh Raffi Ahmad. Nilai jualnya saat itu pun fastastis, yakni $665.500 atau sekitar Rp9,98 miliar (kurs Rp15.000).

Adapun Porsche 550 Spyder dengan 1.750 cc VW itu dibeli oleh Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Harga aslinya saat itu jauh lebih tinggi, mencapai $6,1 juta atau setara Rp91,5 miliar (kurs Rp15.000)

Harga mobil Porsche yang tak masuk akal itu, bagi para pencinta mobil klasik bukan apa-apa. Porsche 550 Spyder milik Bamsoet, misalnya, hanya diproduksi 30 unit sedunia. Mobil tersebut diciptakan khusus balapan, tidak ada kap dan pintu.

“Ini mobil-mobil legendaris. Kami buat semacam replika, tampang dibuat semirip mungkin, meng-create kembali. Harganya yang mahal dan langka,” kata Pudji kepada Harian Jogja, Minggu (17/7).

Porsche 356 Speedster, lanjut Pudji, juga sering menjuarai balapan pada zamannya. Mobil tersebut pertama kali dibuat oleh Ferdinand Porsche. “Mobil ini sering menang balapan. Digandrungi banyak orang. Ferdinand Porsche yang mendesain VW, salah satunya membuat mobil sport ini,” tuturnya.

Pudji mengatakan ide untuk membuat mobil tersebut juga bertujuan untuk memenuhi keinginan orang untuk mendapatkan mobil yang begitu menawan itu. Tentu dengan harga yang tak biasa untuk kebanyakan orang. Hal yang sama juga dilakukan di Eropa dengan membuat mobil yang sudah menjadi legenda dengan bahan dan spesifikasi semirip mungkin.

Advertisement

“Ini bikin mobil ya, butuh mobil donor. Kami lakukan riset sebelum membuatnya, bisa setahun. Kami lakukan studi mobil-mobil yang memungkinkan dibuat. Sudah ada 23 tipe Porsche yang kami buat dan memungkinkan dibuat di Indonesia,” katanya.

BACA JUGA: Cuma Punya 25 Murid, SD Negeri di Gunungkidul Ini Akhirnya Ditutup

Kesulitan yang dia hadapi dalam membuat mobil legendaris tersebut, kata Pudji, adalah inner structure atau inner cell yang tidak tampak dari luar.

Advertisement

“Kapnya, sasisnya, kadang dobel. Terkadang kami bisa tiga sampai empat kali untuk membuat part-nya, itu yang susah,” katanya.

Dia membuat sejumlah suku cadang Porsche, bukan restorasi. “Kami membuat barang yang tidak ada. Hanya tahu spesifikasi dan model mobil aslinya. Kami membuat dengan bahan yang sama,” kata Pudji.

Butuh sekitar dua tahun membuat Porsche. Satu tahun riset dan satu tahun jalan membuat mobil tersebut.  Tuksedo Studio pun kini menjadi salah satu pusat produksi berbagai kendaraan klasik di Indonesia.  

Lain halnya dengan cerita Jimmy yang membuat Porsche Cabriolet tahun 1954. Pria asal Bandung ini menghidupkan lagi satu Porsche sekitar enam tahun lalu. “Saat itu, kondisi mobil sudah hancur. Saya lakukan observasi setahun untuk mengetahui detail bentuknya, sampai lima tahun baru selesai,” katanya.

Advertisement

BACA JUGA: Ada Gelombang Tinggi, Sebagian Wisatawan Batalkan Kunjungan ke Bantul

Untuk membuat kembali Porsche tersebut, Jimmy mengaku ekstra sabar. Dia harus menemukan suku cadang yang cocok dengan populasi mobil yang terbatas. Porsche Cabriolet 1954 itu pun dibuat detail dan otentik. Mobil itu dibekali mesin 1600 CC VW dengan karburator Porsche. Saat ini mobil asli Porsche Cabriolet 1954 berharga sekitar Rp5,29 miliar.

“Saya tidak hitung berapa habisnya tidak tahu lah,” ujar Jimmy.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

MU Diporakporandakan Brentford, ten Haag: Tim Ini Butuh Tambahan Pemain Berkualitas

Sepakbola
| Minggu, 14 Agustus 2022, 22:27 WIB

Advertisement

alt

Menikmati Pemandangan Tujuh Gunung dari Ngablak Magelang

Wisata
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement