Advertisement

Tesla Berpotensi Lengser sebagai Produsen EV Terbanyak

Kahfi
Sabtu, 02 Juli 2022 - 19:57 WIB
Sirojul Khafid
Tesla Berpotensi Lengser sebagai Produsen EV Terbanyak Logo Tesla di dealer Easton Town Center shopping mall in Columbus, Ohio, AS - Bloomberg/Luke Sharrett

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Seiring dengan maraknya produk mobil listrik (electric vehicles/EV) dari para pesaing, posisi Tesla Inc. sebagai produsen mobil EV terbanyak berpotensi lengser.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (1/7/2022), beberapa pesaing Tesla seperti Ford dan General Motors (GM) akan merilis sekitar 135 produk EV anyar. Dari pertimbangan itu, Analis Bank of America John Murphy menyebut Tesla akan tergusur dari posisinya pada 2025.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Di sisi lain, perusahaan Elon Musk masih akan tumbuh karena penjualan EV terus melonjak, tetapi pangsa pasarnya akan turun menjadi sekitar 11 persen pada 2025 dari lebih dari 70 persen saat ini.

“Tesla memiliki penggemar setia, tetapi perusahaan tidak akan dapat mengikuti kecepatan model baru yang datang dari General Motors Co., Ford Motor Co., dan beberapa pembuat mobil asing,” ulas Murphy.

BACA JUGA: Mobil Antipeluru Dipakai Presiden Jokowi di Rusia, Begini Spesifikasinya

Lebih jauh, dia menilai Elon telah mengalami kevakuman selama 10 tahun terakhir dalam hal operasi, karena menikmati situasi belum adanya persaingan sengit. “Kevakuman itu sekarang sedang diisi secara besar-besaran dalam empat tahun ke depan oleh produk yang sangat bagus, bukan oleh econobox, EV kotak pemanggang roti, tetapi produk yang sangat bagus,” simpulnya.

Penjualan EV tahunan AS dapat tumbuh delapan kali lipat menjadi lebih dari 3,2 juta pada tahun 2025 dari sekitar 400.000 tahun lalu, yang memberi setiap perusahaan yang meluncurkan model baru - termasuk Tesla. Murphy melihat GM dan Ford akan memimpin pasar, dengan masing-masing mengumpulkan sekitar 15 persen pangsa.

GM berencana untuk meluncurkan 17 model EV baru di pasar AS dari 2023 hingga 2026, kata Murphy, sementara Ford akan memiliki enam model EV baru.  Sedangkan, pesaing lainnya seperti Volkswagen AG akan memiliki 11 model baru, dan duo Korea Hyundai dan Kia akan memiliki 13 model anyar.

Advertisement

BACA JUGA: Mulai Besok Fortuner, Pajero, hingga Nmax Tak Bisa Pakai Pertalite

“Mereka semua bisa menjadi pemenang dan mencuri pangsa dari Tesla, yang telah mengumumkan rencana untuk Cybertruck, semi dan roadster,” tegas Murphy.

Tesla juga akan berekspansi di China dan Eropa, tetapi itu tidak akan menjadi kisah pertumbuhan yang fantastis. Lima atau 10 tahun dari sekarang, kata Murphy, orang akan melihat ke belakang dan bertanya mengapa “Tesla tidak mengambil keuntungan lebih besar dari uang gratis yang bisa didapat, meningkatkan lebih banyak, membuka kapasitas lebih cepat, tumbuh lebih cepat, dan menutup pintu [persaingan] .”

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Tiga Singa Kunci Tiket 16 Besar, Ini Fakta-Fakta Laga Inggris vs Wales

Sepakbola
| Rabu, 30 November 2022, 17:57 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement