Advertisement

Jerman Menolak Rencana Aturan Larang Jual Mobil Bensin di Eropa Mulai 2035

Newswire
Kamis, 23 Juni 2022 - 08:57 WIB
Sirojul Khafid
Jerman Menolak Rencana Aturan Larang Jual Mobil Bensin di Eropa Mulai 2035 Seorang pekerja merakit mesin untuk model Mercedes/Benz S di pabrik Mesin Daimler di Bad Cannstatt, ketika penyebaran virus corona (Covid/19) berlanjut di dekat Stuttgart, Jerman, 22 April 2020. / REUTERS

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Seiring dengan adanya rencana larangan penjualan mobil baru dengan mesin berbahan bakar fosil mulai tahun 2035, Pemerintah Jerman menegaskan menolak. Rencana ini merupakan inisiasi Uni Eropa (UE).

Sikap penolakan Jerman terhadap rencana larangan penjualan mobil berbahan bakas fosil ini disampaikan Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner pada Selasa (21/6/2022).

Advertisement

Dalam upayanya untuk mengurangi emisi pemanasan planet sebesar 55 persen pada tahun 2030 dari tingkat tahun 1990, Komisi Eropa telah mengusulkan pengurangan 100 persen emisi CO2 dari mobil baru pada tahun 2035. Itu berarti tidak mungkin menjual mobil bermesin pembakaran sejak saat itu.

BACA JUGA: Berkat Mobil Ramah Lingkungan, Ekspor Mobil Korsel Naik

Anggota Parlemen Eropa mendukung proposal tersebut bulan ini, sebelum negosiasi dengan negara-negara Uni Eropa mengenai undang-undang final berlangsung.

Berbicara di sebuah acara yang diselenggarakan oleh asosiasi industri BDI Jerman, Lindner mengatakan akan terus ada celah untuk mobil bermesin pembakaran sehingga larangan itu salah dan mengatakan pemerintah tidak akan menyetujui undang-undang Eropa ini.

Lindner, anggota Demokrat Bebas pro-bisnis, yang berbagi kekuasaan dengan Sosial Demokrat dan Partai Hijau, mengatakan Jerman masih akan menjadi pasar utama untuk kendaraan listrik.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Deal Rp1,2 Triliun, Frenkie de Jong Merapat ke Old Trafford pada 30 Juni

Sepakbola
| Minggu, 26 Juni 2022, 21:57 WIB

Advertisement

alt

Daftar 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia

Wisata
| Sabtu, 25 Juni 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement