Kebiasaan Sepele Tapi Berbahaya Saat Mengemudi Mobil

Ilustrasi. - Freepik
11 Januari 2022 09:47 WIB Jumali Otomotif Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Wanita harus bisa menjaga gaya mengemudi yang aman demi keselamatan bersama di jalan. Masalahnya, ada beberapa kebiasaan kaum hawa saat mengemudi yang bisa membahayakan dirinya dan pengguna jalan lain.

Bahkan seringkali mereka tidak sadar bahwa kebiasaan sepele tersebut dapat berbahaya jika diterapkan ketika mengemudi mobil. Untuk lebih jelas, ada beberapa ciri pengemudi wanita yang gaya berkendaranya cukup membahayakan, baik untuk diri sendiri atau orang lain.

Kebiasaan ini sebaiknya diketahui agar bisa diubah dan ditinggalkan sebagai bentuk kepedulian pada keselamatan berkendara di jalan, seperti dilansir dari Toyota Astra, Senin (10/1/2022) ;

1. Slower motions, yaitu pada saat manuver harus dilakukan dengan segera, namun perlakuan yang sering dilakukan wanita adalah pergerakan yang lambat.

Seperti ketika parkir atau putar arah yang dilakukan secara lambat sehingga mengganggu lalu lintas.

2. Mengerem mendadak atau suka-suka sehingga membingungkan pengguna jalan lainnya.

Tanpa disadari wanita sering melakukan ini mulai dari sedikit-sedikit angkat gas atau menginjak pedal rem ketimbang menjaga kecepatan konstan.

3. Ketika bermanuver atau ingin berbelok, kaum hawa juga kurang peduli dan tanpa ada aba-aba untuk pengendara lain yang ada di belakangnya.

Sebaiknya nyalakan lampu sein untuk memberi tanda kemana tujuan kamu di persimpangan jalan.

4. Jarak badan dan lingkar pengemudi terlalu dekat dengan alasa memudahkan memantau kondisi sekitar dan menginjak pedal-pedal.

Beberapa pengemudi wanita suka menyetel posisi duduk yang dekat dengan kemudi sehingga membuat pergerakan tangan terbatas.

Ada juga yang model multi tasker dengan satu tangan di lingkar kemudi satunya di tuas perseneling.

Hal ini cukup berbahaya karena posisi yang benar adalah dua tangan harus berada di kemudi agar saat terjadi sesuatu bisa merespons dengan cepat.

5. Kalau menikung sudut lintasannya melebar, terutama sekali terlihat pada sudut balik arah radius putarnya besar sehingga menyulitkan pengguna jalan lainnya.

Selain itu, manuver ini membuat kamu tidak dapat menuntaskan balik arah dalam 1 putaran sehingga merepotkan.

6. Pandangan mata selalu fokus ke dapan dan jarang menjaga kebiasaan mengecek kaca spion.

Kebiasaan mengecek spion membantu kamu memperhatikan kondisi sekitar mobil dan menjaga dari segala kemungkinan buruk.

7. Sering menggantungkan kaki kiri pada pedal kopling yang membuat kampas kopling cepat aus.

Atau pada saat pengereman, sebelum pedal rem diinjak pedal kopling sudah terlebih dahulu diinjak sehingga membuat mobil nyelonong.

8. Menggunakan sepatu berhak kecil dan tinggi atau sering menyimpan sepatu di bawah jok pengemudi.

Tanpa disadari hal ini bisa mengganggu pergerakan kaki, bahkan bila sepatu tergeser hingga ke bawah pedal bisa mengganggu pengereman hingga berdampak fatal.

9. Alpa menyalakan lampu sein ketika hendak berbelok atau balik arah.

Kebiasaan ini sangat sering mengakibatkan kecelakaan lantaran pengguna jalan lain tidak mengetahui pergerakan mobil.

10. Meski kaum pria juga kerap melakukannya, tapi banyak pengemudi wanita menggunakan ponsel saat mengemudi mobil.