Advertisement

Penyebab Mesin Motor Cepat Panas dan Bau Sangit

Jumali
Selasa, 11 Januari 2022 - 07:37 WIB
Jumali
Penyebab Mesin Motor Cepat Panas dan Bau Sangit Proses perakitan Honda PCX dengan tampilan terbaru yang dilakukan karyawan PT Astra Honda Motor di Plant Sunter, Jakarta Utara (10/2)./ Ist - AHM

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Setiap mesin kendaraan bermotor menciptakan panas berlebih karena adanya pembakaran. Hanya saja jika mesin motor cepat panas hingga overheat tentu akan sangat berbahaya.

Mesin yang cepat panas biasanya akan diikuti dengan munculnya bau sangit dari bagian mesin. Bau tersebut bisa juga berasal dari asap knalpot sepeda motor yang mengepul berwarna putih atau hitam.

Apa penyebab mesin motor cepat panas dan bau sangit ini dan bagaimana cara untuk mengatasinya? Berikut tips seperti dikutip dari Suzuki, Senin (10/1/2022) :

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

- Kebocoran Oli Mesin

Oli yang bocor akan mengenai bagian luar mesin yang panas sehingga akan menimbulkan bau sangit terbakar.

Ada dua penyebab yang menimbulkan kebocoran oli. Pertama adalah bocornya seal oli mesin. Bagian ini akan cepat rusak ketika jumlah oli mesin yang dituang berlebihan.

Kedua adalah seal oli dipasang dengan cara yang salah. Pemasangan yang tidak sesuai dengan dudukan seal membuat permukaannya tidak rata dan menciptakan celah. Ketiga, seal oli ini memiliki masa pakai.

Ketika seal sudah tidak bisa menutup dengan rapat sudah pasti oli akan bocor. Penting sekali untuk memeriksa bagian seal oli ini pertama kali ketika Anda menemukan kebocoran oli setelah mencium bau sangit dari arah mesin. Penyebab kerusakan ini bisa terjadi pada motor matic atau motor dengan mesin karburator.


- Banyaknya Kerak di Ruang Bakar

Advertisement

Apabila ternyata setelah dicek seal oli tidak bermasalah, maka penyebab mesin motor cepat panas dan bau sangit bisa terjadi di ruang bakar. Ketika Anda menggunakan bahan bakar beroktan rendah, maka resiko kerak muncul akan lebih cepat.

Bekas pembakaran yang tidak sempurna karena komponen bahan bakar beroktan rendah atau karena udara yang masuk kotor bisa menimbulkan kerak. Apabila kerak dalam ruang bakar sudah menumpuk akan membuat pembakaran jadi bermasalah.

Akibatnya tentu saja mesin menjadi cepat panas karena kompresi meningkat. Kerak di bagian area katup buang akan menciptakan celah. Bahan bakar pun bisa keluar melalui knalpot.

Advertisement

- Mesin Bekerja Terlalu Lama

Apakah setiap hari Anda melalui area yang macet dan perjalanan cukup jauh? Jika hal ini terjadi setiap hari, maka mesin akan bekerja lebih ekstra lagi. Mesin pun akan jadi cepat panas.

Panas yang berlebihan mempercepat oli merembes keluar mesin baik itu pada silinder head maupun saluran gas buang. Anda pun akan melihat asap knalpot berubah menjadi putih ditambah dengan bau sangit. Hal ini sering terjadi pada motor yang sehari-hari harus bekerja melalui ratusan kilo.

- Beban yang Dibawa Sering Berlebihan

Advertisement

Penyebab mesin motor cepat panas dan bau sangit yang selanjutnya adalah pengaruh jumlah beban yang harus diangkut. Setiap sepeda motor memiliki kapasitas muatan yang berbeda-beda.

Sayangnya masih banyak pengguna yang memanfaatkan motor untuk mengangkut beban yang lebih dari kapasitasnya. Belum lagi medan yang dilalui adalah jalanan tanjakan yang membuat mesin bekerja cukup keras.

Ketika hal ini terjadi, maka beban piston semakin besar untuk naik dan turun. RPM mesin lama kelamaan juga akan menurun walaupun katup gas ada di posisi yang sama. Panas akibat pembakaran pun akan meningkat yang menghasilkan overheat.

Advertisement

- Kampas Kopling Bermasalah

Terakhir adalah masalah pada kampas kopling yang sudah aus. Masih banyak pemilik kendaraan yang terus memaksakan kendaraannya untuk berjalan meskipun kampas kopling sudah aus. Padahal ini bisa menjadi penyebab mesin motor cepat panas dan bau sangit.

Lama kelamaan kampas kopling pun akan menjadi hangus. Komponen ini perlu diperbaiki jika Anda tidak ingin mencium bau sangit lagi.

Tips Mengatasi Mesin Motor Muncul Bau Sangit

Advertisement

- Mengurangi Beban pada Motor

Apabila sehari-hari Anda membawa beban berlebih maka kurangi dari sekarang. Mengurangi barang bawaan akan mengurangi beban yang harus dialami oleh piston.

Efeknya selain mencegah mesin cepat panas, motor juga akan memiliki lebih banyak tenaga. Motor akan kuat melewati jalan tanjakan dan tidak terlalu boros. Oli pun tidak akan merembes karena panas mesin tidak berlebih.

- Mengganti Seal Oli

Advertisement

Setelah mengecek seal oli, Anda melihat adanya kerusakan. Maka gantilah seal oli ini dengan yang baru supaya oli tidak merembes kembali. Sebelum diganti sebaiknya cobalah untuk memperbaiki posisinya agar pas dengan dudukan.

Jika sudah tidak ada kebocoran maka Anda tidak perlu menggantinya. Proses penggantian lebih aman dilakukan oleh teknisi profesional agar tidak terjadi rembesan kembali.

- Rutin Mengganti Oli

Ketika muncul rembesan oli ada baiknya untuk mengganti oli yang baru. Tujuannya agar jumlah pelumas yang berkurang dapat segera digantikan. Kualitas oli yang buruk juga menjadi salah satu pemicu mesin panas meskipun Anda sudah mengganti seal oli.

Penggantian oli yang baru lebih baik dilakukan seterusnya setiap 2.000 km sekali atau sesuai dengan anjuran teknisi bengkel resmi.

- Mengganti Kampas Kopling

Bukan hanya motor cepat panas dan bau sangit, berjalan dengan motor yang kampas koplingnya sudah aus akan membuat kendaraan tak mampu mencapai kecepatan maksimal.

Anda akan merasakan sepeda motor terasa tidak bertenaga apalagi di jalan tanjakan. Oleh karena itu jika kampas kopling sudah aus apalagi hangus, maka harus segera diganti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Dijamu BCS, Brajamusti & Maident Doa Bersama di Maguwoharjo, Jogja Sleman Bersaudara

Sepakbola
| Kamis, 06 Oktober 2022, 20:57 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement