Catat! Ini Ciri Gejala Awal Kerusakan Mobil Matik

ilustrasi - freepik
11 Januari 2022 06:47 WIB Jumali Otomotif Share :


Harianjogja.com, JOGJA — Mobil matik membuat kamu tidak perlu lagi menginjak pedal kopling sehingga meringankan beban saat berkendara. Tapi, mobil transmisi matik punya potensi kerusakan jika tidak diwaspadai.

Kamu bisa merasakannya saat berkendara, seperti entakan tiba-tiba dan mesin kurang bertenaga. Untuk lebih jelas, berikut adalah ciri gejala awal kerusakan mobil matik, seperti dikutip dari ToyotaAstra, Senin (10/1/2022) :

1. Suara Aneh Saat Pindah Tuas Transmisi

Suara seperti ini dapat terjadi ketika perpindahan transmisi dari N ke D, atau bisa juga dari P ke R.

Biasanya muncul suara “krek” atau “trek” atau suara aneh lain yang tidak biasanya terdengar.

Jika mobil kamu mengalami hal tersebut bisa jadi ada kerusakan pada sistem transmisi otomatis.

2. Tarikan Berat atau Tersendat

Biasanya mesin juga bergetar atau mengentak sedikit ketika pedal gas diinjak dan pedal rem dilepas sedikit demi sedikit.

Jika seperti itu, kemungkinan kerusakan ada 2, yang pertama pada transmisi matik berjenis elektrik kemungkinan kerusakan pada solenoid pressure atau TCM speed sensor.

Nah kalau yang kedua pada mobil matik dengan jenis transmisi otomatis konvensional pada umumnya penyebab bisa oli mesin yang bocor atau sudah lama tidak diganti dan kotor.

Sehingga tekanan tidak mampu mengangkat perpindahan gigi pada putaran mesin tertentu.

3. Bergetar Saat Jalan

Ketika kamu coba untuk berkendara terasa ada getaran yang tidak biasa dari mesin.

Kemungkinan besar kampas kopling sudah aus atau kemungkinan terburuk malah sudah gosong.

4. Perpindahan Transmisi Tersendat

Jika sudah mengalami hal seperti itu, kemungkinan gangguan pada mekanikal transmisi jika didiamkan bisa semakin parah dan gigi transmisi bisa terkunci.

Itu sangat berbahaya, umumnya terjadi pada mode transmisi mundur (R).

Coba cek pada kabel girboks apakah mengelupas atau tidak.

5. Entakan Saat Perpindahan Gigi

Pada mobil matik terbaru, umumnya perpindahan gigi terasa halus, walaupun terasa sedikit masih dapat dikategorikan normal.

Namun jika sudah terasa sekali entakannya seperti ada yang menabrak dari belakang kamu patut curiga.

Bisa jadi kerusakan awal pada sistem elektronik atau mekanis.

Seperti kebocoran pada selenoid pressure sehingga oli tidak dapat melumasi sempurna ketika gigi berpindah pada putaran mesin tertentu.

6. Konsumsi Bensin Boros

Ini karena torsi mesin mobil tidak dapat disalurkan secara maksimal ke roda sehingga perlu putaran mesin lebih sehingga konsumsi bensin menjadi boros.

Apakah mobil matik kamu mengalami gejala seperti diatas?

Jika iya segera bawa ke bengkel resmi. Jangan sampai kerusakan semakin parah, karena biaya perbaikan mobil transmisi otomatis (matik) terbilang mahal.