Penyebab Kaki Mobil Bunyi Gluduk-Gluduk

Ilustrasi. - Freepik
06 Januari 2022 05:47 WIB Jumali Otomotif Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Bunyi-bunyian tertentu ternyata bisa menjadi indikator adanya gangguan pada mesin mobil. Salah satunya adalah bunyi gluduk-gluduk yang muncul dari bagian kaki-kaki mobil, baik itu dari ban depan maupun belakang.

Bunyi gluduk-gluduk atau kaki kaki mobil bunyi kletek kletek ini biasanya terdengar saat mobil melintasi jalanan bergelombang. Pada jalanan yang bergelombang atau tidak rata, muncul bunyi seolah ada barang yang bergoncang dari arah kaki-kaki mobil. Normalkah bunyi tersebut? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan mengenai penyebab kaki-kaki mobil bunyi gluduk-gluduk ini, seperti dilansir dari Auto2000, Rabu (5/1/2022)


1. Keausan pada long tie rod

Long tie rod adalah komponen yang terdiri atas tie rod, ball joint, dan rack end. Ketiganya bersinergi agar gerak kaki-kaki mobil bisa tetap selaras dengan gerak setir. Namun, jika long tie rod atau salah satu komponennya aus, setelan pun menjadi longgar. Akibatnya, timbul bunyi gluduk-gluduk dan hal itu menjadi penyebab setir mobil berat.

Bagaimana long tie rod bisa aus? Biasanya, kondisi ini disebabkan cara mengemudi yang tidak tepat saat melintasi jalan rusak. Jika melintasi jalan rusak dengan kecepatan tinggi, long tie rod akan menerima beban yang amat berat. Beban tersebut bisa menyebabkan komponen saling bertabrakan dan kemudian aus. Untuk itu, sebaiknya AutoFamily selalu menjaga kecepatan saat melintas di jalanan rusak.

2. Karet bushing arm menipis

Bushing swing arm adalah suatu komponen yang berfungsi untuk menahan getaran dari ban mobil dan mesin mobil. Bentuknya mirip botol dengan pipa besi berlapis karet di dalamnya. Umumnya, sebuah mobil memiliki delapan buah bushing arm, empat di bagian depan dan empat di bagian belakang. Ternyata, komponen ini juga bisa menjadi penyebab kaki-kaki mobil bunyi gluduk-gluduk.

Bunyi gluduk-gluduk akan terdengar jika karet pada bushing arm telah menipis. Dalam beberapa kasus yang parah, bahkan ditemukan bushing arm sudah benar-benar rusak dan lapisan karetnya hilang. Untuk mengatasinya, tidak ada cara selain mengganti karet bushing arm dengan yang baru.

3. Bushing stabilizer longgar

Penyebab kaki-kaki mobil bunyi gluduk-gluduk selanjutnya datang dari komponen bushing stabilizer. Komponen ini bertugas menahan getaran dari link stabilizer agar tidak merambat ke chassis mobil. Namun, bushing stabilizer pun bisa longgar, tipis, atau bahkan rusak karena faktor lama penggunaan.

Ini karena bushing stabilizer menahan getaran link stabilizer dengan isolator berupa karet. Jika karet ini aus, maka otomatis bushing stabilizer pun akan longgar. Selain karet, bushing stabilizer longgar juga bisa disebabkan oleh pemasangan baut pengikat yang kurang kencang.

4. Shock breaker mati

Selain bushing stabilizer, komponen shockbreaker ternyata juga bisa menjadi penyebab mengapa kaki-kaki mobil bunyi gluduk-gluduk. Oleh karenanya, jika AutoFamily mendengar bunyi gluduk-gluduk saat melintasi jalanan rusak atau permukaan yang tidak rata, bisa jadi ada kerusakan pada shockbreaker.

Untuk mengetahui dengan pasti apakah memang shockbreaker menjadi penyebabnya, coba lakukan quick check. Caranya adalah dengan merasakan ayunan shockbreaker. Saat melalui jalanan yang tidak rata, coba rasakan ayunan shockbreaker. Apabila terasa ayunan naik-turun setelah melalui jalanan tidak rata, bisa dipastikan shockbreaker mobil telah rusak.

5. Kerusakan karet support shockbreake

Terakhir, bunyi gluduk-gluduk juga bisa disebabkan oleh karet support. Letaknya tepat pada bagian atas komponen shockbreaker dan terhubung langsung dengan bodi mobil. Tugasnya adalah meredam getaran yang dihasilkan ban mobil agar tidak merambat ke bodi mobil. Bila karet ini rusak atau aus, maka AutoFamily akan mendengar bunyi gluduk-gluduk.

Bunyi tersebut akan terdengar saat mobil melintas di jalanan yang tidak rata. Bunyi datang dari arah roda mobil bagian atas. Solusinya adalah dengan mengganti karet support atau menyetel ulang baut pengikat di antara karet support dan shockbreaker.