Advertisement

Tanda-tanda Charger Aki Penuh

Jumali
Selasa, 04 Januari 2022 - 11:47 WIB
Jumali
Tanda-tanda Charger Aki Penuh Ilustrasi. - Freepik

Advertisement


Harianjogja.com, JOGJA - Salah satu komponen penting di mobil adalah aki.Tanpa kehadirannya mobil, tidak akan bisa menjalankan fungsi utamanya. Dalam menjaga performanya, aki ini akan bisa AutoFamily charge kembali. Namun, kita harus berhati-hati agar tidak mengecasnya secara berlebihan karena bisa membuat aki ini soak. Lalu apa saja tanda charger aki penuh? Berikut informasinya, seperti dikutip dari Auto2000, Senin (03/01/2022) :

Tanda-tanda Charger Aki Penuh

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Aki secara umum akan menjadi tempat untuk menyimpan energi. Saat mesin mati, aki yang akan berperan sebagai penyedia energi listrik yang paling utama. Energi listrik yang tersimpan ini juga akan sangat berguna untuk proses starter mobil. Jika daya yang disimpan tidak ada, maka tentu saja mobil tidak akan bisa dihidupkan.

Sebenarnya, ketika mobil menyala mak dinamo ampere lah yang akan menggantikan tugas dari aki. Komponen ini juga akan menghasilkan energi listrik yang disimpan ke dalam aki. Namun ada beberapa hal yang menyebabkan energi yang tersimpan tidak maksimal. Sehingga proses pengisian tambahan akan diperlukan.

Tanda yang paling umum adalah dimana adanya lampu peringatan pada dasbor yang menyala. Bisa juga ketika lampu redup, jendela sulit diturunkan, dan berbagai komponen kelistrikan lainnya yang tidak berfungsi secara sempurna.

Nah, jika sudah mengisi daya dari aki, kita harus tahu apakah sudah penuh atau belum. Ada beberapa tanda yang bisa kita gunakan untuk mengetahui informasi ini. Kenali berbagai macam tanda tersebut di bawah ini.

1. Charger Akan Berhenti Dengan Sendirinya

Beberapa alat charger modern, sudah tersedia fitur dimana charger akan berhenti dengan sendirinya jika aki sudah penuh. Sensor akan bisa mendeteksi apakah daya yang sudah di cas penuh atau tidak. Sehingga Anda tidak perlu repot mematikannya secara manual.

Advertisement

2. Adanya Bunyi Alarm

Beberapa alat pengecasan juga menyediakan timer yang memiliki alarm untuk mengingatkan Anda bahwa waktu pengisian yang ditentukan sudah selesai. Alat ini tidak akan bisa mendeteksi apakah daya sudah penuh dengan sendirinya, Anda harus menyesuaikan waktu pengisian yang dibutuhkan. Jika alarm berbunyi maka bisa diartikan daya yang diisi sudah penuh dan Anda harus mencabutnya secara manual.

3. Lampu Indikator

Advertisement

Lampu indikator yang ada di beberapa charger juga bisa menandakan apakah daya yang ingin di charge sudah penuh atau belum. Sensor akan bisa mendeteksi daya yang ada di dalam aki. Jika lampu menyala, maka hal itu menandakan jika Anda harus mematikan charger tersebut.

4. Multitester

Alat yang satu ini berfungsi untuk mengetahui dan mengetes daya yang ada di dalam aki. Cukup letakan alat tester pada kedua kutub dari aki. Untuk baterai yang normal jika kendaraan di kondisi mati, voltmeter yang ada pada multitester akan menunjukkan listrik di angka 12 sampai dengan 12,5 Volt. Jika kurang, maka Anda harus mengisinya kembali.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Tiga Singa Kunci Tiket 16 Besar, Ini Fakta-Fakta Laga Inggris vs Wales

Sepakbola
| Rabu, 30 November 2022, 17:57 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement