Penyebab Rem Blong & Ini Cara Mengatasinya

Ilustrasi. - Freepik
28 Desember 2021 05:27 WIB Newswire Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas terbanyak selain faktor kelelahan sopir adalah rem blong . Jika tidak dikenali dan dirawat dengan baik, komponen rem akan membahayakan pengendara. Rem merupakan komponen yang wajib dalam kondisi baik karena vital untuk keselamatan penumpang dan pengendara lain.

Ada 2 jenis rem, yaitu tromol dan cakram. Dalam dua sistem rem ini, tekanan dari saluran rem mendorong cakram atau tromol ke roda untuk memperlambat laju kendaraan. Perawatan rem harus dilakukan berkala demi menghindari risiko rem blong yang bisa sangat berbahaya. Dilansir dari situs resmi Suzuki, berikut 3 penyebab rem blong:

1. Piston atau kanvas rem
Penyebab piston atau kanvas rem rusak atau aus biasanya karena faktor usia. Agar tetap berjalan baik, periksa rutin komponen tersebut setiap kendaraan menempuh jarak 10.000 km.

2. Selang minyak rem tersumbat
Penyebab rem blong selanjutnya yaitu selang minyak rem tersumbat. Kondisi minyak rem serta selang minyak yang kecil harus selalu dicek karena mobil umumnya memakai sistem pengereman dengan tekanan fluida dari minyak rem dalam mekanisme pengereman.

3. Seal piston aus
Kualitas minyak rem buruk karena kedaluwarsa atau terkontaminasi banyak hal lantaran terlalu sering membuka tutup tabung minyak juga bisa jadi penyebab. Cara Mengatasi Rem Blong.

Cara Mengatasi Rem Blong

1. Tetap tenang
Hal paling penting saat rem tidak berfungsi adalah tetap tenang. Selanjutnya, Anda bisa mencoba menginjak rem secepat mungkin untuk menghasilkan gesekan yang kuat agar mobil berhenti.

2. Jangan langsung mematikan mesin
Disarankan untuk tidak langsung mematikan mesin karena dapat menyulitkan pengemudi mengendalikan setir. Saat mesin mati, pompa power steering akan ikut mati yang membuat setir semakin berat dan rem jadi tak berfungsi normal.

3. Pompa rem
Langkah yang bisa dilakukan saat rem blong adalah terus memompa pedal rem. Hal ini dilakukan agar tekanannya kembali seperti sebelumnya. Namun, jika saat dipompa rem terasa berat atau keras, mungkin ada masalah di bagian lain dan lakukan cara selanjutnya.

4. Nyalakan lampu hazard dan bunyikan klakson
Menyalakan lampu hazard dan membunyikan klakson dapat dilakukan untuk memberi tanda kepada pengendara lain bahwa ada masalah pada mobil yang sedang dikemudikan.

5. Tarik hand brake
Rem tangan atau hand brake dapat diandalkan untuk memperlambat laju kendaraan saat pedal rem macet atau tak bekerja. Tarik rem tangan dengan perlahan dan hati-hati, jangan mendadak. Jika rem terasa menggigit, tahan pada posisi tersebut agar tidak hilang kendali sampai kendaraan benar-benar melambat bahkan berhenti.

6. Tabrak benda lunak
Jika rem tidak berfungsi sama sekali, Anda harus mencari cara agar tidak terjadi tabrakan, baik dengan kendaraan lain maupun bangunan di sekitar. Alternatifnya, Anda bisa menabrakkan kendaraan ke sesuatu yang lunak seperti gundukan tanah atau tumpukan pasir untuk menghentikan kendaraan dengan minim risiko.