Mobil Listrik Pertama RI Meluncur Tahun Depan, Ini Spesifikasinya

Hyundai Kona EV dan Hyundai Ioniq EV di Pabrik Mobil Listrik Hyundai di Sukamukti Bekasi, Jumat (6/11/2020). - KeMenko Marves
13 Desember 2021 22:27 WIB Rayful Mudassir Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pabrikan asal Korea Selatan Hyundai akan memproduksi kendaraan listrik pertama buatan Indonesia pada Maret 2022.

Chief Operating Officer Hyundai Motor Asia Pacific Lee Kang Hyung mengatakan bahwa kendaraan model IONIQ 5 akan diproduksi di Cikarang, Jawa Barat pada tahun depan.

Kendaraan itu sejatinya telah diproduksi di sejumlah kawasan, termasuk Korea Selatan dan Eropa. Peminat mobil listrik tipe tersebut juga membludak, termasuk di negara asalnya.

Sementara itu, IONIQ 5 yang akan diproduksi di Indonesia akan menggunakan komponen dari dalam negeri. Lee menyebut bahwa IONIQ 5 yang diproduksi di Indonesia akan memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang telah ditentukan.

“IONIQ 5 diproduksi di Indonesia sesuai TKDN, jadi memang akan diluncurkan bulan Maret 2022,” katanya saat webinar Misi Tekan Emisi Melalui Kendaraan Listrik-Insentif untuk Konsumen dalam Kebijakan Kendaraan Listrik, Senin (13/12/2021).

Model kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) IONIQ 5 Indonesia akan menerapkan platform mobil listrik khusus Hyundai, yakni E-GMP. Selain itu, kendaraan tersebut memiliki spesifikasi pengisian daya terbilang cepat.

Lee menyebut, kendaraan itu hanya memerlukan waktu sekitar 7 jam 15 menit dengan menggunakan pengisian standar. Apabila menggunakan pengisian ultrafast, hanya butuh waktu 18 menit sampai penuh.

Selain itu, model IONIQ 5 dinilai cukup unik. Pasalnya, bentukan kendaraan itu setengah SUV dan setengah sedan. “Mobil ini desainnya unik, antara sedan dan SUV, jadi memang sangat interaktif di pasar Indonesia,” tuturnya.

Dia pun berharap produksi kendaraan listrik pertama buatan Indonesia itu dapat mendorong pengembangan mobil listrik di dalam negeri.

Lebih lanjut, Hyundai telah meluncurkan 2 tipe kendaraan listrik di Indonesia, yakni IONIQ dan Kona EV. IONIQ dihargai Rp637 juta, sedangkan KONA EV dibanderol dengan Rp697 juta. Dua tipe itu mampu menempuh jarak sekitar 300 kilometer untuk sekali pengecasan.

Sepanjang tahun ini, Hyundai mencatat penjualan hampir mencapai 700 unit sejak pertama kali diluncurkan. “Penjualan sudah cukup besar. Tahun ini saja hampir 700 unit. Tahun lalu sampai 300 unit. Jadi sampai sekarang total EV yang beroda empat Hyundai menguasai market share di Indonesia,” katanya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com