Penjualan Mobil di Oktober Sudah Mencapai 85.000 Unit

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi (kedua kiri), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah), dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang (kedua kanan) membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD, Tangerang, Banteng, Kamis (11/11/2021). - Youtube GIIAS_ID
22 November 2021 08:47 WIB Khadijah Shahnaz Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil pada Oktober 2021 sudah mencapai 85.000 unit. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gaikindo Yohannes Nangoi dalam acara virtual penutupan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, Sabtu (20/11/2021).

Hal ini menunjukan industri otomotif hampir kembali seperti saat sebelum pandemi covid -19. "Hampir balik seperti semula, ini pun menunjukan antusias masyarakat untuk menghabiskan uangnya sudah pulih kembali. Bahkan saya sangat bangga mengatakan penjualan saat ini sudah baik, para APM pun sangat berbahagia sekali, bahkan harus beberapa APM harus inden," ujar Nangoi dalam penutupan GIIAS 2021.

BACA JUGA : Penjualan Mobil Diperkirakan Anjlok Akibat PPKM Darurat

Dia pun bercerita sebelum pandemi penjualan mobil selama setahun bisa mencapai lebih dari 1 juta unit. Itu artinya, secara rata-rata setiap bulan sekitar 83.000 unit kendaraan bermotor roda empat dan lebih mengisi pasar domestik. 

"Bayangin, pada saat terjadi Pandemi pada bulan Maret 2020, penjualan pada bulan Mei itu hanya 5.000 unit. Jadi kami bukan hanya turun, sementara kita punya jutaan pegawai yang harus dipikirkan," tutur Yohannes.

Adapun pada tiga bulan sebelumnya, penjualan kendaraan bermotor roda empat dan lebih, baik retail maupun wholesales dalam tren positif. Secara berurutan pada Juli, Agustus, dan September 2021 pengiriman mobil ke dealer sebanyak 66.639 unit, 83.319 unit, dan 84.113 unit. Pada periode yang sama pengiriman ke konsumen mencapai 64.033 unit, 75.819 unit, dan 72.648 unit.

BACA JUGA : Tertekan Insentif PPnBM, Penjualan LCGC Naik

Hal tersebut diikuti juga dengan volume produksi yang telah mencapai lebih dari 100.000 unit sejak Agustus 2021. Capaian tersebut sudah hampir mencapai level sebelum pandemi Covid-19. Selain pasar domestik, pulihnya permintaan di negara tujuan ekspor juga membantu mendorong roda pabri otomotif kembali berputar kencang.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia