Penjualan Sepeda Motor di Indonesia Paling Tinggi di Asia Tenggara

Sepeda motor - JIBI/Bisnis.com
28 September 2021 14:27 WIB M. Richard Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Penjualan sepeda motor di Indonesia menjadi yang terbanyak di antara negara-negara Asean. Hal itu menunjukkan perbaikan permintaan konsumsi dan ekonomi nasional lebih baik dibandingkan dengan negara tetangga.

Berdasarkan data Asean Automotive Federation, penjualan bulanan sepeda motor Indonesia per Juli 2021 mencapai 66.639 unit, atau naik 163,6 persen secara tahunan.

Penjualan terbesar kedua tercatat di Thailand dengan capaian bulanan 52.442 unit. Kendati demikian, penjualan di periode tersebut justru turun 11,6 persen secara tahunan.

Kemudian, penjualan sepeda motor di Malaysia tercatat hanya 7.086 unit, turun drastis hingga 88 persen secara tahunan. Negara Asean lain yang mampu mencatatkan tren positif adalah Filipina dengan penjualan bulanan mencapai 21.498 unit, atau  naik 4,7 persen secara tahunan.

Dengan demikian, penjualan sepeda motor secara akumulasi di Indonesia per awal paruh kedua ini tercatat 460.105 unit, naik 60,8 persen secara tahunan. Setelahnya disusul oleh Thailand dengan total penjualan 425.633 unit, sedangkan Malaysia di posisi ketiga yang menjual 265.215 unit.

Trens positif penjualan sepeda motor itu pun terus berlanjut di kuartal III/2021. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat, distribusi bulanan sepeda motor pada Agustus 2021 telah mencapai 470.065 unit dengan ekspor sebanyak 73.521 unit.

Raihan tersebut merupakan pencapaian terbesar ketiga di tahun ini, di mana rekor dicetak pada Maret dan April 2021 dengan distribusi masing-masing 521.424 unit dan 472.889 unit.

Kinerja penjualan tersebut pun membuat total distribusi motor nasional sejauh ini telah mencapai 3,29 juta unit dengan ekspor sebanyak 541.749 unit.

Total distribusi tersebut mulai mendekati raihan tahun lalu yang secara akumulasi mencapai 3.66 juta unit dan ekspor 700.392 unit.

Sebelumnya, AISI memperkirakan pasar sepeda motor domestik akan meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan penjualan sepeda motor di dalam negeri hingga akhir tahun ini diproyeksi mencapai 4,3 juta–4,6 juta unit.

Ketua Bidang Niaga AISI Sigit Kumala menjelaskan bahwa kondisi pasar kendaraan roda dua saat ini sudah mulai membaik dibandingkan dengan periode awal pandemi yang kala itu sempat menyentuh angka penjualan 21.000-an pada Mei 2020.

“Kami yakin beberapa program pemulihan ekonomi dan program vaksinasi massal dapat meningkatkan tingkat kepercayaan dan daya beli konsumen, serta berdampak positif terhadap pertumbuhan penjualan sepeda motor tahun ini,” ucapnya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com