Api Kaldron Padam, Olimpiade Tokyo Resmi Ditutup

Suasana saat upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020, di Stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang, Minggu (8/8/2021). - Reuters/Fabrizio Bensch
09 Agustus 2021 00:17 WIB Newswire Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Tokyo Games 2020, yang telah berlangsung selama 16 hari, resmi ditutup dalam upacara penutupan di Stadion Nasional (Olympic Stadium) Tokyo, Minggu (8/8/2021) malam.

"Saya menyatakan Olimpiade ditutup," ujar Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, di podium.

Penutupan tersebut diikuti oleh tarian yang kemudian berlanjut dengan alunan piano "Clair de Lune" dari Claude Debussy, komponis berkebangsaan Prancis, bersamaan menutupnya kaldron api Olimpiade.

Baca juga: Klasemen Akhir Olimpiade Tokyo, Peringkat Indonesia Melorot Jadi Segini

Kembang api menghiasi langit Stadion Nasional Tokyo, kemudian diikuti dengan tulisan digital "Arigato," yang berarti terima kasih dalam bahasa Jepang, terpampang besar.

Dalam pidato penutupan, Bach berterima kasih pada atlet yang telah berjuang di Olimpiade Tokyo, dan menjunjung tinggi solidaritas di bawah atap Kampung Atlet.

"Banyak tantangan yang harus dihadapi karena pandemi... dan, Olimpiade ini menumbuhkan harapan," kata Bach.

Baca juga: Arab Saudi Akan Naikkan Kuota Jemaah Umrah Jadi 2 Juta per Bulan

"Kalian atlet terbaik di dunia yang membuat Olimpiade menjadi nyata."

Tak lupa, Bach berterima kasih kepada semua relawan atas upaya dan bantuan, sehingga Olimpiade bisa terwujud.

Bach juga berterima kasih kepada Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dan Gubernur Tokyo Yuriko Koike, serta Ketua Panitia Olimpiade Tokyo 2020, Seiko Hashimoto.

"Terima kasih Jepang, terima kasih Tokyo," ujar Bach.

Sumber : Antara