Tips Otomotif: Motor Injeksi Jangan Langsung Distarter Saat Dihidupkan

Ilustrasi
20 Juni 2021 11:57 WIB Dionisio Damara Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Saat menghidupkan sepeda motor, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Biasanya, kita tinggal masukkan kunci kontak, pencet tombol elektrik starter, motor pun langsung menyala.

Jika elektrik starter motor bermasalah atau aki sudah soak, kemungkinan Anda bisa menggunakan kick starter sebagai alternatif.

Namun, itu cara dulu. Motor dengan teknologi injeksi dilarang keras dihidupkan dengan cara seperti ini. Kenapa?

Dikutip dari laman Suzuki, dalam panel instrumen motor injeksi, pemilik sepeda motor bisa menemukan beberapa lampu indikator, speedometer, indikator bahan bakar, hingga sebuah lampu berwarna oranye.

electric starter/suzuki.co.id

Lampu tersebut akan langsung menyala saat kunci kontak diputar ke posisi ON, diikuti dengan munculnya suara. Ternyata, ini bukan lampu sembarang. Lampu oranye tersebut berfungsi membantu Anda mendeteksi apakah komponen injeksi dalam kondisi baik atau tidak.

Jika komponen injeksi bermasalah, biasanya lampu ini akan memberikan kode berupa kedipan atau justru tidak mau mati. Durasi dan jumlah kedipan lampu berbeda sesuai jenis kerusakan dan produk sepeda motornya.

Kick starter/suzuki.co.id

“Misal, jika muncul 7 kedipan saat motor dinyalakan, kemungkinan motor mengalami masalah di bagian engine oil temperature atau engine coolant temperature, sedangkan jika 8 kedipan yang muncul, bisa jadi masalahnya dari sensor throttle position,” tulis Suzuki.

Jika komponen injeksi motor masih normal, lampu ini hanya menyala sebentar, kemudian mati. Saat lampu indikator mati inilah Anda bisa mulai menghidupkan motor menggunakan electric starter atau kick starter.

Sumber : Bisnis.com