David Beckham Tanamkan Modal di Bengkel Mobil Listrik

David Beckham saat berada di Jakarta dan memberi keterangan pers pada Senin (26/3/2018). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
06 Juni 2021 20:27 WIB Newswire Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Legenda sepak bola David Beckham mengambil 10% saham di Lunaz, sebuah perusahaan restorasi dan elektrifikasi mobil yang berbasis di Inggris.

Mengutip Reuters dari Tempo, MInggu (6/6/2021), mantan kapten sepak bola Inggris itu membangun beragam investasi di perusahaan yang terkait dengan e-sports, dan sekarang mobil.

Beckham telah berinvestasi di Lunaz melalui kendaraan investasinya, DB Ventures, tetapi tidak mengungkapkan nilai kesepakatan.

"Saya tertarik pada perusahaan melalui pekerjaan mereka memulihkan beberapa mobil klasik yang paling indah melalui upcycling dan elektrifikasi," kata Beckham dalam sebuah pernyataan.

Dia akan bergabung dengan pendiri Lunaz dan keluarga Barclay, Reuben dan Dellal sebagai pemegang saham. 

Didirikan pada tahun 2018 oleh David Lorenz, Lunaz merekayasa ulang mobil klasik yang dibuat oleh Rolls-Royce, Jaguar dan Range Rover, dan Bentley menjadi mobil listrik.

Lunaz tidak segera menanggapi permintaan komentar, sementara David Beckham atau humasnya tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar lebih lanjut.

Mengutip situs resmi Lunaz, Lorenz menjelaskan bahwa bengkel ini didirikan untuk menjaga warisan otomotif dunia. Menurutnya tidak ada yang lebih penting dari menjaga estetika desain mobil sembari membuatnya relevan digunakan pada masa ini. 

Setiap mobil klasis yang direstorasi oleh Lunaz akan memertahakan bentuk tanpa kompromi. Namun di balik kap mesin, Lunaz akan menyematkan mesin bertenaga baterai untuk menjawab tantangan keberlanjutan industri otomotif pada masa yang akan datang. 

"Kami memulihkan, meningkatkan, dan menciptakan dengan pengetahuan bahwa mobil-mobil ini memiliki nilai budaya yang jauh melampaui fungsinya. Semangat yang kami miliki untuk mobil-mobil ini dapat dirasakan di setiap jahitan, las, dan baris kode," kata Lorenz. 

Langkah Beckham tersebut semakin menguatkan magnet investasi mobil listrik. Sebelumnya, sejumlah perusahaan teknologi ikut masuk dalam ekosistem industri mobil dengan tujuan pengembangan mobil listrik dan mobil otonom.

Sumber : JIBI/Bisnis.com