Berapa Jumlah Kode Pelat Nomor Kendaraan di Tanah Air?

Pemberlakukan ganjil genap bagi kendaraan bermotor pada akhir pekan di Kota Bogor./Antara/HO - Polresta Bogor Kota
30 Mei 2021 07:27 WIB Zufrizal Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Setiap kendaraan bermotor di Indonesia wajib memiliki pelat nomor sebagai identitas. Pelat nomor ini diberikan oleh pihak kepolisian saat pertama kali Anda membeli sebuah mobil atau motor. 

Tidak hanya sebagai identitas, nomor polisi kendaraan juga menjadi bukti bahwa mobil tersebut sudah mendapat izin untuk beroperasi dan digunakan di jalan raya.

Berikut ini kode pelat nomor kendaraan di seluruh Indonesia seperti dikutip dari laman auto2000.co.id.

Jawa Tengah

Jawa Tengah membagi wilayahnya menjadi beberapa area dengan nomor polisi berbeda. Daftar pelat nomor seluruh Indonesia yang ada di provinsi ini adalah:

1. AA

Pelat nomor kendaraan AA dibagi untuk daerah Kedu, Purworejo, Temanggung, Magelang, Wonosobo, dan Kebumen. 

2. AD

Wilayah yang termasuk dalam pelat AD adalah Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, dan Sragen. 

3. K

Pelat K adalah kode nomor polisi Provinsi Jawa Tengah untuk daerah Cepu, Pati, Kudus, Jepara, Grobogan, Rembang, dan Blora. 

4. R

Wilayah-wilayah di Jawa Tengah yang memiliki pelat nomor dengan kode depan R adalah Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga. 

5. G

Kendaraan dengan pelat nomor kode G di depannya berarti berasal dari daerah Brebes, Pemalang, Batang, Tegal, dan Pekalongan. 

6. H

Ada empat daerah di Jawa Tengah yang memiliki kode pelat nomor H, yaitu Salatiga, Semarang, Kendal, dan Demak. 

Yogyakarta

7. AB dan beberapa kode

Pelat nomor seluruh Indonesia berikutnya adalah untuk Daerah Istimewa Yogyakarta. Khusus wilayah ini, semua daerahnya menggunakan kode nomor polisi dengan huruf AB di depan, tetapi memiliki kode belakang berbeda. 

Misalnya, Yogyakarta menggunakan kode A/H/F untuk kode akhir pelat nomor. Sementara itu, Bantul menggunakan B/G, Kulon Progo C, Gunung Kidul D/W, dan Sleman E/N/Y/U/Z/Q. 

Jawa Barat

Jawa Barat membagi wilayahnya ke dalam lima kode pelat nomor yang berbeda. Daerah dan kode nomor polisi kendaraan tersebut adalah:

8. D

Kendaraan dengan pelat nomor kode D di depan berarti berasal dari Bandung, Bandung Barat, dan Cimahi. 

9. F

Untuk kendaraan dengan kode depan F, berarti berasal dari Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. 

10. E

Nomor pelat kendaraan dengan awalan huruf E berasal dari daerah Kuningan, Cirebon, Majalengka, dan Indramayu. 

11. Z

Sementara itu, kode kendaraan Z dipakai untuk mobil dan motor dari Banjar, Garut, Ciamis, Tasikmalaya, dan Sumedang. 

12. T

Kode T diberikan untuk kendaraan bermotor yang berasal dari Subang, Purwakarta, dan Karawang.

Banten

13. A

Sama seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten juga hanya memiliki satu kode nomor polisi kendaraan bermotor, yaitu A. Wilayah di Banten yang menggunakan kode A antara lain adalah Tangerang, Cilegon, Lebak, Serang, dan Pandeglang. 

DKI Jakarta

14. B

DKI Jakarta hanya memiliki satu pelat nomor kendaraan, yaitu B. Wilayah yang menggunakan kode B ini adalah DKI Jakarta, Bekasi, dan Depok. 

Jawa Timur

Untuk wilayah Jawa Timur, ada delapan kode pelat nomor kendaraan yang berbeda. Kode tersebut adalah:

15. AG

Pelat AG adalah kode nomor polisi kendaraan yang berasal dari Tulungagung, Kediri, Blitar, Trenggalek, dan Nganjuk. 

16. AE

Kendaraan dengan pelat AE adalah mobil dan motor dari Kota Ngawi, Madiun, Pacitan, Ponorogo, dan Magetan. 

17. L

Pelat L adalah kode nomor polisi kendaraan yang dipakai untuk daerah Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya. 

18. M

Pelat M merupakan kode nomor polisi kendaraan yang diberikan untuk Pulau Madura. Daerah yang menggunakan pelat M antara lain Madura, Bangkalan, Sampang, Sumenep, dan Pamekasan. 

19. N

N adalah pelat kendaraan di Jawa Timur yang berasal dari Kota Malang, Pasuruan, Probolinggo, Batu, dan Lumajang. 

20. S

Pelat S dari Jawa Timur dikenal sebagai nomor polisi kendaraan yang berasal dari Tuban. Namun, ada juga kota lain yang menggunakan pelat S, yaitu Jombang, Bojonegoro, Lamongan, dan Mojokerto. 

21. W

Hanya ada dua kota di Jawa Timur yang menggunakan kode pelat W, yaitu Gresik dan Sidoarjo. 

22. P

Mobil, motor, truk, dan lainnya yang menggunakan kode P pada nomor polisinya berarti berasal dari Banyuwangi, Besuki, Bondowoso, Jember, dan Situbondo. 

23. Bali

Bali hanya memiliki satu kode pelat kendaraan, yaitu DK. 

Nusa Tenggara

Nusa Tenggara yang memiliki lima kode pelat nomor polisi berbeda untuk kendaraan bermotor. pelat tersebut di antaranya adalah:

24. ED

pelat ED adalah kode nomor kepolisian untuk kendaraan dari Sumba Timur dan Sumba Barat. 

25. EA

EA adalah kode pelat nomor kendaraan yang diberikan untuk daerah Sumbawa, Bima, Dompu, dan Sumbawa Barat. 

26. EB

Ada sembilan wilayah di Nusa Tenggara yang menggunakan kode EB untuk kendaraan bermotornya. Daerah tersebut ialah Alor, Lembata, Sikka, Ende, Ngada, Flores Timur, Flores, Manggarai, dan Manggarai Barat. 

27. DH

Kendaraan bermotor yang menggunakan kode pelat DH di bagian depannya menandakan ia berasal dari Rote Ndao, Kupang, Timor, Timor Tengah Selatan, dan Timor Tengah Utara. 

28. DR

DR adalah pelat nomor kendaraan yang dipakai untuk daerah Lombok, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, dan Mataram. 

Kalimantan

Pembagian nomor pelat kendaraan di Kalimantan bisa dibilang lebih simpel daripada daerah lain sebab hanya membaginya sesuai wilayah, seperti Kalimantan Timur, Utara, dan lainnya. Berikut rincian lengkapnya:

29. KU

Pelat nomor kendaraan untuk area Kalimantan Utara.

30. KT

Pelat nomor kendaraan untuk area Kalimantan Timur.

31. DA

Pelat nomor kendaraan untuk area Kalimantan Selatan.

32. KB

Pelat nomor kendaraan untuk area Kalimantan Barat.

33. KH

Pelat nomor kendaraan untuk area Kalimantan Tengah. 

Sulawesi 

Sulawesi membagi pelat nomor kendaraan menjadi tujuh bagian. Perinciannya adalah sebagai berikut:

34. DC

Pelat nomor kendaraan untuk area Sulawesi Barat.

35. DD

Pelat nomor kendaraan untuk area Sulawesi Selatan.

36. DN

Pelat nomor kendaraan untuk area Sulawesi Tengah.

37. DT 

Pelat nomor kendaraan untuk area Sulawesi Tenggara.

38. DL

Pelat nomor kendaraan untuk area Sitaro, Talaud, dan Sangihe.

39. DM 

Pelat nomor kendaraan untuk area Gorontalo.

40. DB

Pelat nomor kendaraan untuk area Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Manado, Tomohon, Minahasa, dan Bitung. 

Sumatra 

Ada sebelas kode pelat nomor kendaraan dari Sumatra. Masing-masing pelat dibagi untuk satu daerah di Sumatra. Berikut ini perinciannya:

41. BA

Sumatra Barat adalah area yang menggunakan kode pelat tersebut.

42. BB

BB adalah pelat untuk daerah Sumatra Utara Bagian Barat. 

43. BD

Bengkulu adalah wilayah dengan pelat nomor kendaraan BD.

44. BE

Daerah di Sumatra yang menggunakan kode ini adalah Lampung.

45. BG

BG adalah kode pelat mobil, motor, truk, dan lainnya yang berasal dari Sumatra Selatan.

46. BH

Kode nomor polisi kendaraan BH untuk daerah Jambi.

47. BK

Kode BK dipakai untuk kendaraan bermotor daerah Sumatra Utara Bagian Timur.

48. BL  

Kode ini adalah pelat kendaraan untuk Aceh.

49. BM 

Pelat nomor kendaraan untuk Riau.

50. BN

Pelat nomor kendaraan untuk area Bangka Belitung. 

51. BP

Kode pelat untuk Kepulauan Riau.

Maluku

52. DE dan DG 

Cukup mudah menghafal nomor pelat kendaraan dari Maluku, sebab hanya ada dua kode di daerah ini. Kode DE untuk Maluku dan DG untuk Maluku Utara. 

Papua

53. PA dan PB

Terakhir, di wilayah Papua, hanya ada dua pelat nomor kendaraan, yaitu PA untuk Papua dan PB untuk Papua Barat. Sekilas, pelat nomor kendaraan ini adalah singkatan dari nama daerah tersebut, jadi bakal lebih mudah untuk mengingatnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia