Ribuan Avanza Ditarik Kembali karena Ada Masalah pada Pompa Bensin

New Avanza - toyota.astra.co.id
08 Maret 2021 17:27 WIB Dionisio Damara Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sebanyak 3.923 unit Toyota Avanza di Malaysia ditarik kembali karena diduga mengalami permasalahan pada pompa bensin atau fuel pump.

Menurut laporan Toyota Malaysia, model Avanza yang terdampak masalah tersebut diproduksi pada Oktober 2017 sampai dengan Juni 2019.  

Kebijakan ini disebut sebagai kelanjutan dari program penarikan kembali fuel pump yang dilakukan Toyota Motor Corporation sejak 2020. Tercatat lebih dari 5,84 juta kendaraan Toyota di seluruh dunia mengalami masalah yang sama.

Komponen pompa bahan bakar atau fuel pump yang bermasalah dapat memungkinkan mesin berhenti beroperasi atau tidak dapat dinyalakan. Hal tersebut karena fuel pump berfungsi mengalirkan bahan bakar dari tangki ke mesin.

Baca juga: Ribuan PNS Sleman Ikuti Vaksinasi Massal

Kemungkinan terbesar dari masalah itu adalah impeller atau baling-baling rotor di dalam pompa bahan bakar memuai dan berubah bentuk, kemudian bergesekan dengan bagian di sekitarnya, sehingga impeller berhenti berputar.

Potensi mekanisme baling-baling yang berubah bentuk itu menyebabkan mesin menjadi kasar dan mati dalam kecepatan rendah. Dalam kemungkinan terendah, hal itu bisa terjadi ketika kendaraan sedang melaju dalam kecepatan tinggi, sehingga dapat menimbulkan kecelakaan.  

Selain Toyota, produsen lain seperti, Honda, Mitsubishi, dan Nissan juga pernah melakukan program recall karena masalah serupa. Honda, misalnya, harus menarik 85.025 unit, model Brio, Mobilio, Jazz, BR-V, HR-V, CR-V, Honda City, Civic, dan Accord, dengan tahun produksi antara 2017 – 2019. 

Sementara itu, Mitsubishi menerapkan kampanye perbaikan untuk model Xpander dengan tahun produksi 2017 hingga 2019. Program yang dimulai pada 22 Juni 2020 tersebut setidaknya mengidentifikasi 139.111 unit bermasalah.

Recall biasa dilakukan di industri otomotif. Penarikan kembali kendaraan disebabkan oleh malfungsi yang terjadi pada mesin, interior, ataupun komponen lainnya. Pemilik kendaraan yang terdampak dapat mengikuti program tersebut tanpa perlu mengeluarkan biaya.

Sumber : bisnis.com