Ini Tips Mengemudi Aman di Jalan Menanjak, Salah Satunya Menjaga Emosi

Kendaraan pemudik antre melintasi tanjakan Jembatan Kali Kenteng di ruas tol fungsional Salatiga-Kartasura, Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/6/2018). - ANTARA/Aditya Pradana Putra
29 November 2020 06:47 WIB Fatkhul Maskur Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Tanjakan merupakan salah satu tantangan bagi pengemudi mobil. Jika pengemudi gagal membawa melewati tanjakan, maka mobil akan turun kembali dan mengakibatkan kecelakaan. Bagaimana cara mengemudi yang aman dan nyaman saat melewati jalan menanjak?

Seperti dikutip dalam keterangan Auto2000, ada beberapa tip mengemudi yang aman dan nyaman saat melewati jalan menanjak, seperti menguasai rute dan menjaga momentum laju, optimalisasi transmisi kendaraan, menjaga irama berkendara, dan memastikan mobil dalam kondisi prima.

Baca juga: Data Chat WhatsApp Bisa Dipulihkan, Begini Caranya

Berikut pemaparan singkatnya.

Jaga Momentum

Kunci dari mengemudi mobil di rute mendaki adalah menjaga momentum kendaraan sehingga dapat melaju dengan mulus. Jaga emosi, fokus dan tidak perlu menekan pedal gas terlalu dalam karena bisa membuat kehilangan kendali mobil, terutama ketika menanjak di jalan yang licin akibat keadaan jalan yang kurang layak atau hujan.

Namun jangan pula terlalu santai yang membuat mobil kekurangan tenaga bahkan menyebabkannya tidak sanggup mendaki. Kenali karakter mobil yang dipakai untuk mendapatkan momentum yang pas.

Optimalkan Transmisi

Walaupun mobil diperhitungkan sanggup melewati rintangan, sebaiknya posisi gigi transmisi diturunkan untuk memperoleh tambahan tenaga yang memadai. Usahakan supaya tidak menurunkan gigi di tengah rute pendakian agar mobil tidak kehilangan tenaga.

Jika tanjakan landai dan panjang, pengemudi bisa menggunakan gigi 3, baik untuk mobil transmisi otomatis dan manual. Akan tetapi, jika tanjakan cukup curam, bisa memanfaatkan gigi 2, bahkan bisa diposisikan di gigi 1 atau L untuk transmisi otomatis jika dibutuhkan.

Melaju dengan Halus

Atur irama kendaraan dengan menjaga injakan pada pedal gas. Tak perlu menekan pedal terlalu dalam ketika mobil mulai menanjak supaya ban tidak kehilangan traksi yang membuat mobil sulit dikendalikan. Perhitungkan beban mobil, jika membawa muatan penuh, artinya harus menekan pedal gas lebih dalam.

Perhatikan pula kondisi jalan yang dilewati, terutama bila jalur yang dilalui kondisinya licin akibat hujan, atau jika kondisi lalu lintas cukup ramai sehingga membuat kesulitan menjaga momentum.

Tidak perlu panik saat menjelang akhir jalur pendakian mobil semakin kehilangan tenaga. Segera turunkan posisi gigi secara halus untuk kembali mengail tenaga. Andai sampai berhenti karena ada halangan atau mobil benar-benar tidak bertenaga, segera injak pedal rem dan tarik tuas rem parkir. Lakukan start kembali dari gigi 1. Tetap tenang dan waspada supaya mobil dapat melaju kembali dengan aman. Segera pindahkan tuas transmisi ke D untuk transmisi matik atau gigi lebih tinggi untuk transmisi manual setelah berhasil melewati tanjakan untuk memberi ‘napas’ pada mobil.

Periksa Kondisi Mobil

Tidak hanya kemampuan pengemudi, kondisi mobil secara teknis juga harus dijaga supaya dapat melewati tanjakan dengan aman dan nyaman. Seperti kinerja mesin jangan sampai bermasalah supaya dapat melaju tanpa kendala. Tentu AutoFamily tidak mau laju mobil tiba-tiba tersendat di tengah tanjakan, apalagi kalau sampai mogok. Termasuk pula kondisi transmisi dan ban yang memegang peran penting dalam menyalurkan tenaga mesin ke jalan.

“Pastikan AutoFamily dapat melewati jalan menanjak dengan aman dan nyaman dengan memperhatikan cara mengemudi yang tepat dan kondisi mobil yang prima. Urusan Toyota lebih mudah, Auto2000 siap membantu mempersiapkan mobil AutoFamily agar selalu siap dipakai di berbagai kondisi jalan,” jelas Ricky Martawijaya, Aftersales Division Head Auto2000, Sabtu (28/11/2020).

Sumber : Bisnis.com