Pemesanan Disetop, Suzuki Jimny Bekas Diburu

Ilustrasi Suzuki Jimny. Sejak generasi pertamanya meluncur di Indonesia pada tahun 1979, Jimny dikenal sebagai mobil off-road yang terbukti lincah dan tangguh mengarungi berbagai medan ekstrem. - Suzuki
07 November 2020 08:07 WIB Dionisio Damara Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Permintaan Suzuki Jimny di pasar mobil bekas kian melonjak seiring dengan keputusan PT Suzuki Indomobil Sales yang menghentikan pemesanan sejak tahun lalu.

Berdasarkan data OLX Otobarometer pada September 2020, Suzuki Jimny masuk menjadi salah satu mobil yang dicari, tetapi dengan listing yang masih sedikit. Peningkatan ini disebabkan oleh berhentinya pemesanan mobil baru dalam jangka waktu dua hingga lima tahun masa tunggu.

Ichmeralda Rachman, Direktur Marketing OLX Indonesia mengungkapkan bahwa sejak pemesanan Jimny dihentikan, permintaan mobil tersebut meningkat 25 persen pada Mei 2020.

"Namun sayangnya, pencarian Suzuki Jimny oleh pelanggan tidak dibarengi dengan listing Suzuki Jimny di OLX Indonesia yang dapat mencukupi kebutuhan tersebut yang turun sebanyak 36 persen pada Mei 2020," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/11/2020).

Imbas lain dari jumlah peminat yang terus meningkat adalah harga mobil bekas Suzuki Jimny di platform OLX Indonesia ikut melonjak. Untuk mobil keluaran tahun 2019 dan 2020 saat ini berada di kisaran harga Rp400 jutaan.

Dari segi tahun produksi, Jimny yang berstatus impor utuh keluaran 2019 dan 2020 menjadi mobil paling diminati. Menurut data OLX Indonesia, semenjak pemberhentian pemesanan mobil baru, ada perbedaan antara permintaan mobil bekas Jimny lama dan yang baru.

Permintaan Suzuki Jimny keluaran 2019 naik sebesar 184 persen pada September 2020, dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu. Kondisi ini serupa dengan Suzuki Jimny keluaran terbaru yang berada di angka nyaris dua kali lipat dari Jimny keluaran 2019. Adapun, untuk Jimny keluaran tahun sebelum 2000 mengalami penurunan di atas 10 persen.

"Tingginya permintaan pada jenis mobil tertentu menunjukkan pasar mobil bekas masih diminati pengguna, terutama mereka yang ingin upgrade ke mobil bekas keluaran tahun lebih baru," tutur Ichmeralda.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia