Bengkel Panggilan Online Jadi Solusi di Tengah Pandemi

Montir sedang memperbaiki unit kendaraan dalam layanan bengkel panggilan. - Ist.
23 Juni 2020 09:47 WIB Sunartono Otomotif Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Kondisi pandemi corona semakin banyak masyarakat beralih melakukan transaksi layanan online karena membatasi diri keluar dari rumah. Sehingga beragam kebutuhan cukup didatangkan ke rumah hanya dengan memakai ponsel yang dimiliki. Salah satunya bidang otomotif seperti perbengkelan dan cuci kendaraan bermotor yang juga meningkat penggunanya.

Sebuah startup layanan online panggilan sesuai pesanan) di bidang bengkel dan cuci kendaraan Hepicar pun terus beroperasi meski di tengah pandemi corona. Dengan berbagai pembatasan serta mempertimbangkan protokol kesehatan.

CEO Hepicar Nurhidayanto menjelaskan, pihaknya terus bergiat memapankan eksistensinya dengan mengembangkan operasi ke area Solo dan Semarang, Jawa Tengah. Menurutnya ada peningkatan yang signifikan selama pandemi setelah sebelumnya di wilayah DIY dan peminat di Solo dan Semarang.

“Selama pandemi ini tercatat permintaan layanan bengkel atau cuci kendaraan panggilan justru meningkat. Kondisi yang penuh pembatasan yang didukung meningkatnya literasi digital masyarakat, membuat banyak mitra yang bergabung,” terangnya dalam rilisnya, Selasa (23/6/2020).

Ia menambahkan saat ini sistem operasi sudah efektif melayani lebih 70.000 penggunanya melalui saluran aplikasi Android, iOS, web dan email. Selain itu telah memiliki 12 Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berfungsi secara efektif untuk menjalankan operasi, dengan lebih dari 800 mitra spesialis yang telah terdaftar.

Pihaknya sudah memiliki pola scale up dan pengembangan bisnis yang bisa diduplikasikan di area-area tujuan ekspansi. Kemudian sudah merancang desain ekspansi dan instrumen untuk melakukan set up operasi di area-area baru.

“Dengan layanan panggilan turut meminimalisasi kontak dengan orang banyak. Sehingga tetap bisa melakukan langkah social distancing. Anjuran untuk tetap di rumah saja tetap bisa dijalankan dengan baik,” katanya.