Penjualan Mobil Kuartal 1/2020 Jadi yang Terendah Selama 5 Tahun Terakhir

Deretan mobil baru di terminal mobil, di Pelabuhan Tanjung Priok. - JIBI/Nurul Hidayat
06 Mei 2020 11:22 WIB Dionisio Damara & Zufrizal Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA–Kinerja penjualan ritel kendaraan roda empat atau lebih pada tiga bulan pertama 2020 menjadi yang terendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir, sementara kuartal I/2018 mencatatkan penjualan tertinggi.  

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan pada kuartal I/2020 mencapai 219.361 unit. Dengan perincian, total penjualan Januari sebanyak 81.067 unit, Februari 77.847 unit, dan Maret 60.447 unit.

Tren penurunan secara berturut-turut itu juga menjadi yang pertama sejak 2015. Biasanya, penjualan kendaraan roda empat atau lebih akan berakselerasi ketika memasuki periode Maret. Namun, kondisi itu tidak berlaku pada tahun ini.

Contoh, kinerja penjualan pada kuartal I/2018, yang meraih capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Pada periode tersebut, penjualan Januari menyentuh 94.120 unit, lalu turun menjadi 90.852 unit pada Februari, dan kembali menanjak 106.050 unit saat Maret.

Data Gaikindo juga menyebutkan tren peningkatan saat memasuki Maret telah terjadi sejak 2015 dan berlangsung hingga periode Januari-Maret 2019.

Para agen pemegang merek (APM) menyebutkan pelemahan kinerja penjualan pada 2020 disebabkan sejumlah faktor, salah satunya bencana banjir yang melanda Jabodetabek. Kondisi itu diperparah ketika virus Corona (Covid-19) mulai mewabah di Indonesia pada Maret.

Yusak Billy, Bussines Innovation & Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), mengatakan penjualan Honda terdampak penurunan pasar. "Kuartal kedua kemungkinan masih akan terdampak oleh efek pandemi saat ini," ujarnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), beberapa waktu lalu.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandy. Menurutnya, faktor utama penurunan kinerja penjualan pada kuartal I/2020 disebabkan oleh virus Corona yang mengakibatkan aktivitas publik terbatas.  

Sisi Produksi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penjualan mobil secara wholesale di Tanah Air pada kuartal pertama tahun ini sebanyak 236.826 unit jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi penurunan sebesar 6,88%. Sementara itu, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (kuartal IV/2020) penjualan secara wholesale [penjualan sampai ke tingkat dealer] penurunannya tercatat lebih dalam yakni 13,89%.

Kondisi yang serupa juga terjadi pada sisi produksi. Secara kuartalan, produksi mobil pada kuartal I/200 yang tercatat 328.501 unit, ternyata menurun 1,71%. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, capaian produksi pada kuartal pertama tahun ini lebih tinggi 4,22%.

Sebelumnya, PT Suzuki Indomobil Motorberhasil menggandakan produksi mobil menjadi hampir dua kali lipat sebelum memutuskan untuk penutupan sementara pabrik menyusul kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk pencegahan Covid-19.

Suzuki Indomobil mencatatkan produksi mobil sepanjang kuartal I/2020 sebanyak 40.639 unit. Angka tersebut, berdasarkan data Gaikindo yang dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Selasa (28/4), menunjukkan peningkatan hingga 58% bila dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu 25.723 unit. Wholesale Suzuki pada kuartal pertama meningkat 6% menjadi 24.210 unit, sedangkan penjualan ritel meningkat 8% menjadi 25.425 unit.

Sumber : Bisnis Indonesia