Suzuki Berjuang Kembali Produksi Jimny

All New Jimny - Suzuki
11 Maret 2020 08:22 WIB Setyo Aji Harjanto Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA–PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyatakan masih tetap berjuang agar line up Suzuki Jimny dapat diproduksi di Indonesia. Apalagi sejumlah negara, seperti India berencana memproduksi Jimny. 

Apalagi varian Jimny teranyar kini sudah kebanjiran peminat, sementara lini produk itu hanya diproduksi di negara asalnya yakni Jepang. Dari Jepang sendiri Suzuki Indonesia hanya kebagian 50 unit Jimny per bulan.

Pihak SIS  pun harus menghentikan sementara pemesanan Jimny sebab  inden atau waktu tunggu untuk memiliki Jimny bisa mencapai empat hingga 10 tahun. Dengan asumsi pasokan per bulan mencapai 50 unit dan periode inden hingga 10 tahun, maka seharusnya jumlah peminat Jimny sudah mencapai 6.000 pemesan.

 “Dari kemarin kami fight [agar Jimny bisa diproduksi di Indonesia] sekarang kami tunggu keputusannya saja [dari principal],” kata Donny kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Selasa (10/3).

Dia menyatakan SIS sudah menawarkan diri untuk memproduksi Jimny di Indonesia. Menurut Donny, Suzuki Indonesia mampu dan dapat memenuhi kriteria untuk memproduksi mobil ikonis tersebut.

Donny menjelaskan secara bisnis, pasar domestik dan ekspor Indonesia memungkinkan untuk memproduksi Jimny. Donny menyatakan juga sudah memiliki hitung-hitungan soal volume produksi, potensi pasar domestik dan ekspor dari Jimny bila diproduksi di Tanah Air.

Tak hanya Indonesia, agen pemegang merek (APM) Suzuki di berbagai negara, termasuk India pun mengajukan hal yang sama. Saat ini, lanjut Donny, semua keputusan masih berada di tangan principal.

“Jadi dari situ principal akan review kira-kira antara Indonesia dan India mana yang lebih potensial jadi begitu cara berpikirnya,” ucap Donny.

Belakangan, Maruti Suzuki selaku APM merek Suzuki di India gencar dikabarkan bakal memproduksi mobil ikonis Suzuki Jimny. Media di sana mengabarkan Maruti bakal memanfaatkan yang berlokasi di Guragon, India.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan Suzuki Jimny pada 2019 mencapai 546 unit. Bila dihitung dari tanggal peluncuran itu, maka setidaknya ada 91 unit Jimny per bulan yang dijual Suzuki Indonesia pada semester II/2019.

Berdasarkan data Gaikindo itu juga Nampak bahwa varian Jimny single tone untuk transmisi otomatis (automatic transmission/AT) menjadi kontributor utama, yakni dengan penjualan 334 unit. Model Jimny two tone AT menyusul dengan realisasi penjualan sebesar 152 unit.

Pada periode yang sama, Jimny single tone transmisi manual (manual transmission/MT) dipasarkan sebanyak 47 unit, sedangkan varian two tone MT laku sebanyak 13 unit. Dikutip dari laman Suzuki, Jimny dipasarkan dengan harga on the road (OTR) per Februari 2020 berkisar Rp347,5 juta–Rp362 juta.  

Tengah Berlomba

APM Suzuki di sejumlah negara disebut-sebut tengah berlomba-lomba mengajukan agar model Jimny bisa diproduksi di negaranya. Saat ini Jimny hanya diproduksi di negara asal Suzuki yakni Jepang. Pengamat Otomotif Bebin Djuana menilai hal tersebut merupakan sebuah momentum bagi Suzuki Indonesia untuk memproduksi Jimny di Indonesia. “Harus, produksi di Indonesia. Di market kita ini bicara momentum sangat penting ketika permintaan bergairah jangan lama-lama digantung, anda menggantung anda akan kehilangan momentum, kompetitor lain datang dengan model yang plus minus sama menariknya hilang kesempatan,” kata Bebin kepada JIBI, Selasa.

Dia menilai Suzuki Indonesia sangat mampu untuk memproduksi Jimny. Dia juga mengatakan bila Jimny bisa diproduksi di Indonesia, hal itu tentu akan menunjang volume penjualan dari Suzuki. Pasalnya, menurut dia, dengan diproduksinya Jimny di Indonesia, otomatis harganya akan bisa lebih murah dan cenderung stabil. Hal iitu lantaran produksi lokal cenderung tidak terpengaruh dengan sentimen global dan terkena bea impor. “Masa iya di assembling di Indonesia Rp250 juta [harga Jimny] enggak bisa,” katanya.

Sumber : Bisnis Indonesia