Dirilis, Hino Ranger Bisa Angkut 54 Unit Sepeda Motor atau 4 Mobil

Truk Terbaru Hino, Ranger FG 235, dipamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle (Giicomvec) 2020/Kamis (5/3/2020) - Dok. Hino.
06 Maret 2020 07:47 WIB Dionisio Damara Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) meluncurkan truk terbaru medium duty, Hino Ranger FG 235 JU 4×2, di ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle (Giicomvec) 2020.

Masato Uchida, Presiden Direktur HMSI mengungkapkan, kehadiran varian anyar ini menjadi solusi bagi pebisnis untuk memaksimalkan keuntungan di tengah berlakunya larangan truk over dimension over load (ODOL). Truk Hino terbaru ini ditujukan untuk pasar pengangkutan kendaraan bermotor baik itu mobil ataupun sepeda motor dengan kapasitas angkutan hingga 54 unit sepeda motor atau 4 unit mobil. 

“Maka truk ini menjadi solusi yang tepat untuk efisiensi dan efektifitas dalam bisnis logistik. Apalagi, truk Hino ini memiliki kapasitas ruang kargo dan wheelbase terpanjang di kelasnya sehingga lebih aman dan stabil di perjalanan," ujarnya di sela-sela pembukaan Giicomvec 2020 di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Hino Ranger FG 235 JU 4×2 memiiliki panjang 11,950 meter dengan ruang kargo extra panjang hingga 9.8 meter. Dengan wheelbase 7.030 milimeter Hino Ranger FG 235 JU lebih stabil dan aman membawa kendaraan yang hendak dikirim.

Truk ini memiliki GVW 15,1 ton dilengkapi dengan Full Air Brake System agar kendaraan dapat mengerem dengan maksimal, rear camera untuk membantu pengemudi melihat kondisi di bagian belakang kendaraan sehingga lebih aman ketika akan parkir atau mundur dan side under mirror untuk membantu melihat di bagian yang tidak terjangkau atau blind spot.

Bagi pengemudi, untuk mengurangi kelelahan ketika berkendara, Hino Ranger FG 235 JU telah dilengkapi dengan Seat Air Suspension yaitu kursi pengemudi dengan suspensi udara yang meningkatkan kenyamanan bagi pengendaranya.

Dalam launching Hino Ranger FG 235 JU tersebut, HMSI juga mendapatkan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dan Surat Keputusan Rancang Bangun (SKRB) dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

Sumber : Bisnis.com