Banjir di Jabodetabek, Mobil Bekas Ini Justru Diburu

Sejumlah warga menaiki mobil yang terdampak banjir di Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). Banjir yang telah menggenangi rumah warga selama dua hari tersebut akibat luapan Kali Bekasi. - Antara/Fakhri Hermansyah
09 Januari 2020 22:22 WIB Ilman A. Sudarwan Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA–Banjir yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya rupanya tidak terlalu berpengaruh terhadap penjualan mobil bekas. Saat ini justru permintaan akan mobil bekas cenderung meningkat.

Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Jakarta Herjanto Kosasih Dia mengatakan kondisi banjir pada awal tahun ini tidak memberikan banyak pengaruh terhadap penjualan mobil bekas. Potensi penjualan tetap ada karena kecenderungan untuk mengganti kendaraan meningkat.

“Banjir ya memang menjadi tantangannya ya, tetapi penjualan bisa naik bisa kurang karena banjir. Sejauh ini berkurang sih enggak karena tendensinya orang pasti ganti mobil, jadi segitu-segitu saja,” katanya, kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Rabu (8/1).

Herjanto menambahkan kondisi seperti ini turut mengubah preferensi konsumen dalam membeli kendaraan. Model sport utility vehicle (SUV) yang memang tengah naik daun dalam beberapa tahun ke belakang semakin dicari orang. “SUV dari dulu dengan kondisi air di Jakarta yang ajaib itu diburu, apalagi sekarang? Semakin diburu juga,” ujarnya.

Selain SUV yang memiliki ground clearance tinggi, permintaan untuk mobil bermesin diesel dan bertransmisi manual juga meningkat. Mobil seperti ini, lanjutnya, banyak dicari karena lebih tahan kuat menghadapi medan banjir dibandingkan mobil otomatis. “Mesin diesel yang transmisinya manual juga dicari orang karena tidak gampang mogok, dia bisa tembus-tembus medan banjir, apalagi kalau pinter nyetirnya,” katanya.

Sumber : Bisnis Indonesia