Banjir di Jabodetabek Tak Pengaruhi Distribusi Mobil

Deretan mobil baru di terminal mobil, di Pelabuhan Tanjung Priok. - JIBI/Nurul Hidayat
07 Januari 2020 09:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Otomotif Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Musibah banjir di Jabodetabek dinilai tidak memengaruhi proses distribusi atau pun bisnis kendaraan roda empat di Jogja.

General Manager PT  Sumber Baru Mobil, yang merupakan main dealer Suzuki untuk wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas, Rizki Indriananta mengatakan terkait dengan bencana tersebut, pihaknya tak mengalami masalah mengenai proses pendistribusian kendaraan. Bisnis penjualan pun juga tak mengalami gangguan. “Kami main dealer, jadi sudah ada gudang terpadu, kalau di DIY ada di Kalasan, Sleman dan Imogiri, Bantul. Sehingga tidak ada dampak adanya banjir. Stok disetiap gudang ada sekitar 100-200 unit,” kata Rizki, Senin (6/1).

Rizki mengungkapkan pada 2020 tetap optimistis penjualan masih akan baik. Hal tersebut tidak lepas karena pembangunan infrastruktur yang masih masif sehingga berdampak pada penjualan kendaraan yang menjadi andalan, yaitu Suzuki Carry. “Kami masih optimistis penjualan baik, terutama untuk segmen pickup low, saat ini masih market leader untuk Carry,” ujarnya.

Kepala Cabang Astra Daihatsu Yogyakarta, Sigit Suryanto juga mengatakan bencana banjir yang di Jabodetabek tidak berpengaruh pada proses distribusi atau penjualan. Hal tersebut juga tidak terlepas, karena saat ini belum memasuki masa puncak penjualan. “Memang kebetulan awal tahun, belum begitu banyak penjualannya. Jadi tidak berpengaruh. Biasanya Februari mungkin baru akan meningkat penjualannya,” ujarnya.

Sigit juga mengatakan pada 2020 masih optimistis, untuk penjualan kendaraan roda empat masih baik. Diungkapkannya, secara umum setidaknya 20% pasar kendaraan roda empat dapat digapai. Untuk yang paling tinggi menurutnya masih Astra Daihatsu Sigra.