Mungkinkah 2019 Ditutup dengan Penjualan 1 Juta Unit Mobil di Pasar Domestik?

Sejumlah mobil ditampilkan di showroom Nasmoco Janti, Selasa (24/4/2018). - Harian Jogja/Rheisnayu Cyntara
18 Desember 2019 06:27 WIB Ilman A. Sudarwan Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA–Meski belum menembus target tetapi penjualan kendaraan roda empat positif terus tumbuh menjelang penutupan akhir tahun ini. Performa ini membuat target penjualan sebanyak satu juta unit pada tahun ini menjadi sangat realistis untuk diwujudkan.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikelola oleh PT Astra International Tbk, sepanjang Januari-November total penjualan mobil di pasar domestik mencapai 940.362 unit.

Kendati mulai meningkat pada semester II/2019, angka penjualan pada 11 bulan tahun ini masih menurun sekitar 11,57% secara tahunan. Pada periode yang sama tahun lalu, total penjualan kendaraan roda empat mencapai 1,06 juta unit.

Total penjualan grup Astra pada periode tersebut mencapai 495.357 unit, atau sektitar 52,67% dari total pasar domestik. Toyota menjadi penyumbang penjualan paling tinggi, yakni sebanyak 305.744 unit, disusul oleh Daihatsu sebanyak 166.429 unit.

Posisi ketiga merek paling laris di pasar domestik diisi oleh Mitsubishi yang mencatatkan menorehkan penjualan 148.438 unit. Sementara itu, posisi keempat diisi oleh Honda dengan angka penjualan sejumlah 125.043 unit.

Meski begitu, penjualan pada November ternyata tidak setinggi yang diproyeksikan oleh pelaku industri. Penjualan pada bulan itu hanya mencapai 90.798 unit, lebih rendah dari Oktober sebanyak 90.798 unit.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara tetap optimistis angka penjualan pada akhir tahun dapat mencapai angka satu juta unit. Sebelumnya, Gaikindo memproyeksikan total penjualan pada tahun ini akan mencapai kisaran 1,05 juta. “Akhir tahun kami masih harapkan penjualan di angka satu juta, tetapi belum tahu persisnya berapa, karena datanya ada beberapa yang belum masuk. Tapi kami tetap optimistis penjualan sektiar 1 juta-an,” katanya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (16/12).

Sumber : Bisnis Indonesia