Biar Bisa Diproduksi Industri, Stasiun Pengusuan Daya Mobil Listrik Akan Distandarisasi

Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan (tengah) mengendarai sepeda motor listrik disaksikan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (kiri), Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir (kedua kiri), Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza (kedua kanan) dan Deputi TIEM BPPT Eniya L. Dewi (kanan) saat membuka pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/9/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
04 September 2019 17:27 WIB Newswire Otomotif Share :


Harianjogja.com, JAKARTA--Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan mengusulkan standarisasi untuk stasiun pengisian daya kendaraan listrik.

"Jadi plak untuk mobil atau motor itu harus ada standar nasionalnya supaya bisa diproduksi semua oleh industri dalam negeri," ungkap Kepala BPPT, Hammam Riza dalam acara Indonesia Electric Motor Show 2019 yang diadakan di Balai Kartini, Jakarta Selatan pada Rabu.

Menurut Hammam, penetapan standarisasi untuk stasiun pengisian daya akan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berada di tangan Badan Standarisasi Nasional (BSN).

Dalam penetapannya, Komite Akreditasi Nasional (KAN) juga akan terlibat dalam penetapan standarisasi stasiun pengisian daya yang pada rencana awalnya akan diusulkan oleh kementerian dan terkait.

BPPT sendiri saat ini tengah melakukan kriling teknologi dengan mempelajari semua teknologi yang bisa dimanfaatkan dalam stasiun pengisian daya. Sejauh ini, menurut Hammam, sudah terdapat lima teknologi yang menjadi bagian usulan awal untuk dapat menjadi SNI ke depannnya.

Standarisasi stasiun pengisian daya adalah salah satu bagian dari tugas yang diberikan kepada BPPT untuk menyiapkan ekosistem dari kendaraan bermotor listrik.

Persiapan ekosistem untuk mempermudah kendaraan bermotor listrik muncul di jalanan Indonesia itu harus disiapkan dari hulu hingga ke hilir. Hal itu, ujar Hammam, harus dilakukan untuk menunjang kebutuhan para pengguna dan menjamin kenyamanan di semua lini.

Hal serupa dinyatakan oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengenai ekosistem yang baik untuk mobil listrik.

Menurutnya harus dilakukan cara bagaimana menyambungkan ketersediaan listrik lalu tempat yang disediakan oleh pemerintah daerah serta teknologi pengisian daya yang dikembangan oleh BPPT.

Indonesia Electric Motor Show 2019 adalah pameran kendaraan listrik yang diselenggarakan oleh BPPT dan didukung berbagai lembaga dan kementerian. Pameran itu menampilkan berbagai mobil listrik, sepeda motor listrik, serta berbagai komponen.

Sumber : Antara