Ini Jenis Mobil yang Paling Digemari Warga Jogja

Dua produk andalan Suzuki untuk penjualan di DIY, Kedu, dan Banyumas yakni Carry dan Ertiga. Foto diambil di PT Sumber Baru Mobil, Selasa (15/1/2019). - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
16 Januari 2019 06:37 WIB Kusnul Isti Qomah Otomotif Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut penjualan mobil di DIY pada 2017 sekitar 18.000. Tahun ini, diharapkan penjualan mobil di DIY untuk 2019 bisa mencapai 19.000 hingga 20.000 unit dengan volume pertumbuhan penjualan secara nasional 1,8% hingga 1,9%.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menyebutkan soal kegemaran produk masyarakat DIY, kendaraanmultiguna alias multi purpose vehicle (MPV) masih yang utama. Meskipun, saat ini ada pergeseran kegemaran ke model hatchback dan Sport Utility Vehicle (SUV).

"Kalau karakter di Jogja [DIY] seneng MPV yang seat-nya [tempat duduk] banyak. Karena dulu kalau beli mobil maunya pingin bisa ajak banyak orang. Tapi, sekarang semakin makmur dan banyak kalangan menengah. Biasanya keluarga kecil dengan satu atau dua anak yang banyak beli MPV atau mobil-mobil dengan harga Rp120 juta hingga Rp200 juta," ungkap dia, saat dihubungi Harianjogja.com, Selasa (15/1/2019).

Hal itu diamini oleh General Manager PT Sumber Baru Mobil yang merupakan main dealer Suzuki untuk wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas, Rizki Indriananta. Ia menilai, pasar otomotif tahun ini masih bisa tumbuh. Ia mengaku optimistis akan ada pertumbuhan 10% pada penjualan Suzuki tahun ini. 

"Kami targetnya bisa menjual 5.500 untik untuk 2019 [DIY, Kedu, dan Banyumas]. Artinya ada kenaikan 10 persen," ujar dia ketika ditemui di kantornya.

Rizki mengaku optimistis target tersebut akan tercapai karena ada beberapa produk yang menjadi tulang punggung. Produk tersebut yakni pikap, Carry dan MPV, Ertiga. Dari total target penjualan, pikap ditargetkan menyumbang 50%, sedangkan Ertiga 25%.

Ia mengatakan, mobil pikap masih menjadi primadona dari produk Suzuki. Penjualannya pun mendominasi pasar dengan pangsa pasar mencapai hampir 60%.

"Ertiga juga andalan karena produk baru dan harganya bersaing. Fiturnya sudah bagus," jelas dia.

Ia mengungkapkan, meskipun Gaikindo memprediksi penjualan nasional masih sama dengan tahun lalu, penjualan di DIY dinilai akan lebih baik.