April-Agustus, Penjualan Ritel Tata Motors Indonesia Melonjak 51%

Presiden Direktur PT Tata Motors Distribution Indonesia (TMDI) Biswadev Sengupta./Bisnis.com - mfm
29 September 2018 11:30 WIB Yusran Yunus Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) mencatat lonjakan penjualan ritel pada April-Agustus tahun fiskal 2018/2019 hingga mencapai 51%. Pertumbuhan didorong membaiknya sektor komoditas terutama pertambangan dan perkebunan, konstruksi serta logistik yang terjadi sejak paruh kedua 2017.

Data TMDI yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) menunjukkan total penjualan April-Agustus 2018 menorehkan angka sebanyak 528 unit yang merupakan penjualan ritel atau langsung dari diler kepada konsumen.

“Catatan lonjakan tersebut menunjukkan masyarakat telah memberikan respons positif terhadap pikap dan truk Tata Motors sebagai kendaraan andalan bisnis mereka,” ujar Commercial Vehicle Marketing Head TMDI, Wilda Bachtiar.

Dia menjelaskan lonjakan penjualan hasil kontribusi positif dealer resmi 3S TMDI di seluruh Indonesia ini ditopang oleh varian pick up di April–Agustus sejumlah 364 unit.

Jumlah itu naik 24% dibanding kurun waktu yang sama tahun 2017 lalu yang sebanyak 294 unit. Dan kenaikan tertinggi dibukukan varian truk, jika pada tahun lalu sebanyak 67 unit, sekarang 164 unit atau meningkat 193%.

Wilda menambahkan dari total jumlah truk yang terjual 70% diantaranya terserap oleh sektor pertambangan. Baik tambang batubara, tambang nikel, pasir dan lain-lain. "Kemudian sisanya diserap sektor perkebunan, pertanian, konstruksi dan logistik," tuturnya.

Sumber : Bisnis Indonesia