Penjualan Viar Motor di Jateng Utara Capai 300 Unit per Bulan

10 Juni 2013 19:11 WIB Otomotif Share :

http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/10/penjualan-viar-motor-di-jateng-utara-capai-300-unit-per-bulan-414485/motor-viar" rel="attachment wp-att-414486">http://images.harianjogja.com/2013/06/motor-viar-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" />

SEMARANG–Penjualan sepeda motor roda tiga buatan PT Triangle Motorindo (Viar Motor) di wilayah Jateng pada triwulan I/2013 mencapai 400 unit per bulan, meningkat sekitar 30% dibandingkan periode sama tahun lalu hanya 300 unit seiring meningkatnya permintaan dari sejumlah instansi.

Dwiyanto, Area Marketing Manager Jateng Utara PT Triangle Motorindo (Viar Motor) mengatakan penjualan Viar selama dua tahun terakhir terus mengalami pertumbuhan cukup signifikan, terutama permintaan dari sejumlah instansi pemerintahan maupun swasta di wilayah Jateng.

“Pada semester pertama tahun ini penjualan Viar Motor mencapai 400 unit per bulan bertumbuh 30% dibandingkan dengan periode sama 2012 dengan rata-rata penjualan hanya 300 unit per bulan,” tuturnya, Senin (10/6/2013).

Menurutnya, penjualan kendaraan roda tiga Viar tersebut masih didominasi oleh segmen usaha mikro kecil menengah (UMKM) disusul oleh sektor instansi, baik swasta maupun pemerintahan.

“Untuk segmen instansi tersebut mengalami peningkatan yang tajam sejak 2 tahun terakhir ini. Dan biasanya semakin ramai saat memasuki semester II,” ujarnya.

Dia mengatakan permintaan sepeda motor roda tiga pada instansi pemerintahan sebagai kendaraan pengangkut sampah, sedangkan dari swasta untuk kendaraan pengangkut galon, gas, dan sebagainya.

Pihaknya optimistis pasar sepeda motor roda tiga akan semakin luas, karena rencana penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah dalam waktu dekat ini diprediksi bakal semakin mendongkrak penjualan sepeda motor roda tiga.

“Optimisme ini mengingat akan terjadi banyak peralihan penggunaan mobil niaga bak terbuka beralih enggunakan sepeda motor roda tiga untuk operasional pengangkutan barang dalam kota perusahaan-perusahaan, dan ini peluang Viar untuk semakin tumbuh” tuturnya.

Menurutnya, wacana penaikan harga BBM menjadi momentum yang tepat bagi konsumen untuk memilih produk motor roda tiga Viar untuk menjadi solusi efisiensi konsumsi BBM, khususnya untuk angkutan barang dalam kota.

“Kami optimis kenaikan BBM tak akan menyurutkan penjualan motor roda tiga Viar, tapi justru sebaliknya penjualan akan terdongkrak cukup signifikan,” tuturnya.

Dwiyanto mencontohkan angkutan barang dengan mobil niaga setidaknya membutuhkan BBM sekitar 1 liter untuk menempuh 11 kilometer, sedangkan dengan jumlah BBM yang sama menggunakan sepeda motor roda tiga Viar bisa menempuh jarak antara 25-30 kilometer tergantung berat beban dan kondisi jalan.

“Apalagi kendaraan roda tiga Viar mampu menampung beban antara 650 kilogram hingga 1 ton tergantung tipe motor yang digunakan, baik 150 cc maupun 200 cc, dengan harga yang kompetitif dibandingkan mobil. Selain itu model bak-nya juga dapat dimodifikasi sesuai dengan peruntukkannya,” ujarnya.