Rumor Nissan, Tengah Siapkan Kembaran Xpander

Perakitan Mitsubishi Xpander di Pabrik Bekasi. - MITSUBISHI
12 Desember 2018 16:00 WIB Thomas Mola Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyebut Nissan tengah mempersiapkan kembaran Xpander. Jika diproduksi, low multipurpose vehicle (LMPV) tersebut menjadi wujud sinergi aliansi global Renault-Nissan-Mitsubishi di Indonesia.

"Memang betul mereka [Nissan] sedang mempersiapkan, cuma detailnya mereka yang lebih tahu," ujar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI di sela-sela penyerahan 401 unit Xpander kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. di Cengkareng, Selasa (11/12/2018).

Dia enggan berkomentar lebih jauh terkait persiapan yang tengah dilakukan Nissan seperti peluang spesifikasi kendaraan yang lebih mumpuni dari Xpander atau fitur lainnya. Menurutnya, Nissan lebih tahu terkait produk yang tengah disiapkan tersebut.

"Justru detilnya, saya tidak tahu karena itu produk Nisaan," paparnya.

Kabar Nissan bakal memproduksi Xpander pertama kali disampaikan oleh Chief Executive Mitsubishi Motor Corporation (MMC) Osamu Masuko pada awal November lalu. Dia mengatakan, MMC akan memasok kendaraan bermotor mobil Xpander ke Nissan pada awal tahun depan. Akan tetapi, desain dan nama kendaraan tersebut akan tergantung pada Nissan.

Untuk diketahui, langkah Mitsubishi yang akan memasok LMPV-nya ke Nissan merupakan salah satu bentuk kerja sama kedua perusahaan di Indonesia mengingat telah terjalin aliansi pada tataran prinsipal global antara Nissan, Renault, dan Mitsubishi.

Meskipun begitu, kedua perusahaan akan memiliki strategi pemasaran yang berbeda-beda, dan tetap berkompetisi di pasar dalam negeri.

Tidak hanya memasok LMPV, Nissan juga direncanakan akan memroduksi mesin Xpander pada tahun fiskal 2020, dan Mitsubishi akan membeli mesin yang diproduksi oleh Nissan sebagai bagian dari bentuk kerja sama tersebut.

Saat ini, kandungan lokal pada LMPV Xpander mencapai 71%, dan akan mengalami peningkatan sebesar 9% menjadi 80% dengan diproduksinya mesin Xpander di NMI pada tahun fiskal 2020.

Sumber : Bisnis Indonesia