Honda Perluas Penjualan ke Segmen B+

All New Honda CB150 Verza. - Harian Jogja/Holy Kartika NS
12 September 2018 13:30 WIB Holy Kartika Nurwigati Otomotif Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kendati pangsa pasar motor sport semakin turun, Honda mencoba memperluas segmen pasar di kelas B plus. Tak melulu hadirkan harga motor sport di kelas premium, melainkan dengan memperkenalkan beberapa varian anyar motor sport dengan harga kompetitif diharapkan mampu menggaet pasar lebih luas lagi.

Marketing Region Head Astra Motor Yogyakarta Budi Hartanto mengakui pasar motor sport kini mulai mengalami penurunan. Penjualan motor sport pada 2017, masih bisa mencapai hampir 3.000 unit, kini hanya sekitar 1.700 unit. "Penjualan itu [1.700 unit] masih cenderung fluktuatif," ujar Budi Senin (10/9).

Meski penurunan pasar terhadap motor sport menurun, upaya memperkuat dominasi pasar ini terus dilakukan Honda. Segmen sport yang dihadirkan Honda juga tak hanya menyasar konsumen berdasarkan umur.

Budi menjelaskan jika dilihat dari status ekonomi sosial (SES), pengembangan pasar sport dapat saja membidik kelas menengah atau B+. Segmen ini masih memiliki ceruk potensial untuk dibidik dengan produk motor sport Honda, baik CB150R maupun CBR250RR.

"Kami ingin mencoba mengedukasi pasar, motor sport 250cc dengan satu silinder sudah tidak zaman, tetapi kami coba memperkenalkan motor sport dengan dua silinder pada CBR250RR dengan harga kompetitif," jelas Budi.

Harga motor sport premium yang dihadirkan kompetitor Honda tampil dengan harga mencapai Rp70 juta lebih. Kendati memiliki harga yang sama, seri teranyar Honda CBR250RR juga menawarkan harga kompetitif pada segmen standar di harga sekitar Rp58, 9 juta.

"Dengan harga pada segmen standar itu kami mencoba untuk menambah segmen B+. Kalau dari sisi usia pemakai Honda CBR250RR antara 17-35 tahun. Namun kami fokus dulu pada target SES, baru kemudian target sesuai umur," imbuh Budi.