Hino Gelar Kompetisi Mengemudi untuk Sopir Truk dan Bus

Manajemen PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) dan kepolisian saat membuka Hino Safety Driving Competition untuk sesi driving test yang digelar di Jogja Expo Center, Kamis (30/8/2018). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
30 Agustus 2018 23:17 WIB Holy Kartika Nurwigati Otomotif Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Sebagai salah satu pemimpin pasar angkutan berdimensi besar, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara bagi pengemudi bus dan truk. Kegiatan yang kali pertama digelar di Jogja ini, diikuti sekitar 100 orang pengemudi angkutan bus dan truk.

Direktur Penjualan dan Promosi HMSI Santiko Wardoyo mengungkapkan dalam mengemudikan kendaraan berdimensi besar, memerlukan keahlian mumpuni agar perjalanan membawa penumpang menjadi nyaman, aman dan selamat sampai tujuan. Tak hanya memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara, Hino juga menggelar kompetisi safety driving.

"Hino Safety Riding Competition 2018 memasuki kota ke 17, yakni Jogja. Bagi kota ini, penyelenggaraan tersebut adalah kali pertamanya. Berbeda dengan 16 kota lainnya, khusus di Jogja kami juga memberikan edukasi untuk pengemudi bus," ujar Santiko di Jogja Expo Center, Kamis (30/8/2018).

Santiko mengungkapkan edukasi keselamatan berkendara turut diperluas untuk pengemudi bus. Pasalnya, bus merupakan moda transportasi yang banyak digunakan masyarakat di Pulau Jawa.

Untuk itu, imbuh dia, Hino menganggap pentingnya aspek keselamatan yang perlu dimiliki oleh setiap pengemudi bus. Antara lain aspek pengecekan rutin maupun saat persiapan sebelum mengemudikan kendaraan besar ini.

"Dengan adanya pelatihan Hino Safety Driving bagi para pengemudi bus dan truk ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara di jalan, dan dapat menurunkan angka kecelakaan oleh bus atau truk di jalan," imbuh Santiko.

Kegiatan kompetisi dan edukasi ini dikemas dalam konsep yang menarik dengan memberikan sejumlah materi dan teori sesuai dengan peraturan lalu lintas. Sebelum praktik di lapangan, para peserta mengikuti tes tertulis di showroom Hino.

Santiko menambahkan sebanyak sepuluh pengemudi truk dan sepuluh pengemudi bus terbaik kemudian dapat mengikuti inspection test dan skill test di JEC. Khusus untuk pengemudi bus terdapat tes tambahan yakni eco driving test, teknik yang dilakukan agar kendaraan yang dikendarai dapat menghemat bahan bakar.

"Teknik mengoperasikan bus yang baik dan benar akan membuat berkendara jadi lebih aman dan nyaman bagi penumpang. Selain itu, bagi pengusaha bus, usia pakai kendaraan jadi lebih panjang dan masa pakai suku cadang bisa dimanfaatkan," jelas Santiko.

Selain memberikan edukasi tentang berkendara, Hino juga memberikan sosialisasi tentang penggunaan bahan bakar biodiesel yang dicanangkan pemerintah. Santiko menambahkan sejak ntiga tahun lalu, Hino telah melakukan pengujian pada kendaraannya, baik mesin mekanikal maupun common rail.

"Bahan bakar B20 [biodiesel] diharapkan dapat membuat pengusaha maupun pengemudi truk melakukan kontrol dan perawatan yang rutin. Karena karakter bahan bakar ini yang cenderung lebih asam, sehingga agar kondisi kendaraan dapat terjaga dan bisnis dapat terus jalan, penting untuk memahami cara meminimalisir penyumbatan filter," papar Santiko.