Keren ... Hyundai Hadirkan Zona Suara Terpisah, Ini Detailnya

Model berpose di samping Hyundai Santa Fe belum lama ini. - Solopos/Sunaryo Haryo Bayu
15 Agustus 2018 10:30 WIB Fatkhul Maskur Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Hyundai Motor untuk pertama kalinya meluncurkan inovasi berupa fitur separated sound zone (SSZ) atau zona suara terpisah. Teknologi ini memungkinkan pengemudi dan penumpang dapat menikmati stream audio sesuai dengan keinginan atau kebutuhan masing-masing.

Berkat SSZ, pengendara dan penumpang dapat mendengarkan suara yang terpisah. Sebab sejumlah speaker yang disematkan dalam fitur teknologi kendaraan ini menggunakan prinsip saintis untuk mengurangi atau menambah level audio dari gelombang suara. Teknologi ini juga meniadakan suara yang tumpang tindih dan dapat dinikmati tanpa perlu menggenggam ponsel. "Pelanggan di era navigasi otonom menuntut pilihan hiburan yang semakin disesuaikan dalam kendaraan mereka, yang meliputi inovasi teknologi SSZ," kata Kang-duck Ih, Research Fellow di Hyundai NVH Research Lab, dalam keterangan pers Hyunda, Selasa (13/8).

Menurutnya, selera musik orang berbeda-beda sehingga beberapa penumpang memilih untuk menggunakan gawai selama perjalanan untuk mengisolasi stream audio dan tidak mengganggu teman seperjalanan. Dengan alat ini, Kang-duck berharap pengemudi dan penumpang dapat lebih nyaman berkendara sekaligus dapat menikmati fasilitas hiburan yang ada. Meski memiliki ruang audio terpisah, bukan berarti interaksi antara pengemudi dan penumpang akan terganggu.

Cara menggunakan teknologi ini juga cukup mudah, cukup menghubungkan ponsel cerdas dengan SSZ menggunakan bluetooth. Ketika SSZ digunakan, panggilan telepon tanpa menggenggam ponsel juga dapat dilakukan. Teknologi ini juga memberikan ruang privasi saat Anda menerima telepon penting.

Alat ini juga dapat dimanfaatkan untuk keluarga muda yang masih memiliki anak kecil. Dengan harapan, pengemudi dan penumpang dewasa dapat menikmati fasilitas hiburan yang ada tanpa mengganggu anak yang sedang terlelap.

Teknologi SSZ telah dikembangkan sejak 2014. Dalam jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan, teknologi ini ditargetkan dapat diproduksi secara massal dan siap dipasang di kendaraan.

Sumber : Bisnis Indonesia