Permintaan Melonjak, Produksi Xpander jadi 10.000 Unit per Bulan

Pengunjung melihat-lihat mobil Mitsubishi Xpander yang dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 hari terakhir di Jakarta, Minggu (29 - 4).Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
03 Juni 2018 21:30 WIB Muhammad Khadafi Otomotif Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan melipatgandakan target produksi awal karena tingginya permintaan domestik dan luar negeri. Rencana kapasitas produksi Xpander akan mencapai 10.000 unit bulan depan. 

Sebanyak 80% total produksi MMKSI akan memenuhi permintaan domestik. Sebanyak 20% sisanya untuk mengisi pasar ekspor. "Pengiriman ekspor pertama ke Filipina sudah sampai pekan lalu," kata Presiden Direktur MMKSI Kyoya Kondo di Jakarta, Rabu (30/5/2018). 

Mitsubishi Motors Phillipines Corporation (MMPC) menilai Xpander akan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan penjualan perusahaan. Mitsubishi mengatakan lebih dari 3.800 pemesanan Xpander telah diterima hingga akhir April 2018. 

“Kami yakin model ini akan sangat sukses,” kata President Director MMPC Mutsuhiro Oshikir 

Oshikir berharap mobil kecil serbaguna (LMPV) tersebut bisa menorehkan kesuksesan serupa seperti di Indonesia. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Xpander telah menjadi mobil terlaris di Tanah Air. 

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) secara resmi melakukan ekspor perdana Xpander akhir bulan lalu. Sebanyak 400 unit dikirim ke Filipina dari Indonesia Kendaraan Terminal, kompleks Pelabuhan Tanjung Priok. 

Selanjutnya destinasi ekspor akan bertambah ke negara Asia Tenggara lainnya serta Timur Tengah, Amerika Selatan, dan Afrika. 

Presiden Direktur MMKI Takao Kato mengatakan Filipina berkontribusi terbesar terhadap volume ekspor perusahaan. Di negara tersebut, animo masyarakat terbilang tinggi. 

“Di sana [Filipina] permintaan cukup tinggi. Mobil belum ada, tetapi 3.000 unit sudah dipesan,” kata Kato. 

Chief Executive Mitsubishi Motors Osamu Masuko mengatakan kegiatan ini menjadi tonggak pertama Indonesia menjadi basis produksi perusahaan. Lebih jauh lagi, akan menguatkan pondasi Mitsubishi di Asean. 

“Kami baru mulai di sini. Indonesia akan jadi yang kedua terbesar setelah Thailand di luar Jepang,” kata Masuko. 

Sepanjang tahun ini hingga April, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memasok 29.069 unit Xpander ke diler. Jumlah tersebut membuat mobil ini menguasai 31% segmen LMPV, sekaligus mengalahkan juara bertahan Toyota Avanza. 

Selanjutnya soal ekspor, Kato mengatakan pengapalan Xpander hingga tahun fiskal 2018 akan menyumbang lebih dari Rp6 triliun terhadap neraca dagang otomotif. Angka itu didapat dari perhitungan harga Xpander sekitar Rp200 juta.

Sumber : Bisnis Indonesia