CES Asia 2018 Ajang Pameran Teknologi Kendaraan Terbesar

CES Asia 2017 - cesasia
03 Juni 2018 14:30 WIB Fatkhul Maskur Otomotif Share :

Harianjogja.com, ARLINGTON—Consumer Technology Association (CTA) mempersiapkan CES Asia 2018 di Shanghai, Tiongkok pada 13-15 Juni menjadi pameran teknologi kendaraan terbesar di dunia. Berbagai pabrikan terkemuka akan meluncurkan teknologi self-driving dan mobil konsep terbaru. 

Seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Kamis (31/5/2018), ajang pameran CES Asia 2018 akan menunjukkan kemajuan teknologi membuat mobil lebih aman dan lebih terhubung. 

Di CES Asia, pengunjung akan menyaksikan terobosan terbaru dalam kendaraan self-driving dan lebih banyak fitur interaktif, termasuk aplikasi kecerdasan buatan yang lebih terintegrasi. Horizon Robotics dengan solusi kecerdasan buatannya (AI) yang tertanam sebagai otak kendaraan self-driving akan debut di acara itu. 

Baidu akan menawarkan dua demo berkendara di tempat, tingkat mengemudi sendiri tiga (otomatisasi bersyarat) dan tingkat mengemudi sendiri empat (otomatisasi tinggi) pada area pameran luar ruangan yang baru diperluas. 

"Asia adalah pasar yang sempurna untuk kemajuan dalam teknologi swakemudi di mana kota-kota besar akan mendapat manfaat dari keuntungan teknologi ini: penghapusan kesalahan manusia, lebih sedikit kecelakaan dan peningkatan mobilitas bagi manula dan penyandang cacat," kata John T. Kelley, Direktur Senior Program Internasional dan Sutradara Acara CES Asia. 

Kemampuan seperti itu, katanya, akan ditunjukkan di ajang CES Asia dengan mobil dan demo konsep terbaru.

Hyundai menawarkan swakemudi dalam Winter Games in PyeongChang, dan peserta akan kagum dengan apa yang mereka bawa ke CES Asia sebagai bagian dari pertunjukan interaktif. 

Hyundai akan kembali di tahun kedua ini untuk debut Nexo, kendaraan listrik sel bahan bakar dengan kisaran mengemudi 370 mil, 105 lebih dari pendahulunya. Dengan peningkatan akselerasi dan kekuatan untuk meningkatkan kinerja keseluruhan, emisi knalpotnya adalah air. 

CES Asia akan menjadi rumah bagi 56 peserta pameran otomotif, hampir 50% lebih besar dari tahun lalu. 

Baidu, Honda dan Hyundai kembali ke CES Asia dan bergabung dengan perusahaan teknologi kendaraan terkemuka lainnya untuk pertama kalinya, termasuk: 3M Auto, BYTON, KIA, FAW Hongqi, Guangzhou Auto Engineering Institute, Leapmotor, Mitsubishi Electric Automotive, Soling, Singulato dan United Sistem Elektronik Otomotif. Peserta pameran terkenal lainnya untuk kembali termasuk: BYD, Continental, Desay SV Automotive, NavInfo dan OnStar.

 

Sumber : Bisnis Indonesia